YABN Berikan Ilmu Parenting Bagi Orang Tua Murid TK

TABALONG – Yayasan Adaro bangun negeri gencar menerapkan pendidikan holistik berbasis karakter, PHBK pada anak-anak di TK binaannya, salah satunya di TK Ihya Ulumudin Desa Bilas Kecamatan Upau. Pembinaan phbk tidak hanya diberikan pada guru saja, namun juga menyasar pada orang tua murid, seperti yang terpantau pada 21 Desember 2021.

Pembinaan parenting PHBK bagi para orang tua ini, dilakukan agar pembelajaran di sekolah dapat disinkronkan dengan tindakan di rumah, sehingga berjalan searah. Dengan demikian pendidikan holistik ebrbasis karakter ini benar-benar dapat diterapkan anak didik.

“Sebenarnya kegiatan materi Parenting ini terkait tentang Bagaimana pembentukan karakter terhadap anak yang bisa diberikan oleh orang tua murid di sini juga di mana Itu kan di TK sudah diajarkan kan Bagaimana membentuk karakter anak jadi kita harus sinkron kan juga antara pembelajaran di sekolah sama di rumah seperti itu.” Kata Yuliawati,Koordinator Adaro Nyalakan Ilmu.

Kepala sekolah Tk Ihya Ulumudin, Nina Mariana Menilai pentingnya pembinaan parenting bagi para orang tua murid. Pasalnya dengan keselarasan pendidikan yang diberikan pihak sekolah dengan pendidikan yang diberikan orang tua, akan membentuk kepribadian anak sesuai PHBK.

 “Menurut kami kegiatan ini sangat positif terutama bagi orang tua murid yang belum mengerti apa pemahaman Apa itu pendidikan holistik berbasis karakter.” Kata Nina Mariana, Kepala TK Ihya Ulumudin

Nina mariana berharap para orang tua dapat menerapkan ilmu parenting ini di rumah. Sehingga pendidikan holistik berbasis karakter dapat diserap anak dengan maksimal. (Maria Ulfah).

Next Post

Waspada Ancaman DBD Saat Musim Hujan

Kam Des 23 , 2021
Demam Berdarah Dangue atau DBD menjadi salah satu penyakit yang sering muncul ketika musim penghujan tiba. Terlebih lagi BMKG meprediksi musim penghujan tahun ini dapat berlangsung lama, sehingga meningkatkan penyebaran nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus. Lantas bagai mana caranya agar kita dapat terhindar dari penularan penyakit DBD?