Warga Harap Balai Jalan Segera Perbaiki Jalan Nasional Selongan – Jangkung

TABALONG – Beginilah kondisi jalan nasional di RT 1 Selongan, Kelurahan Tanjung, tepatnya di persimpangan lampu merah Selongan, yang terpantau pada 12 Juli 2021. Ruas jalan nasional ini mengalami kerusakan selama dua bulan terakhir, pasca pengalihan arus lalu lintas angkutan berat, yang biasanya lewat ke arah kabupaten balangan, dialihkan melalui jalan ini.

Terpantau kerusakan di ruas jalan ini kurang lebih sepanjang 100 meter, dengan kerusakan terparah sekitar 50 meter, dan kedalaman lubang jalan sekitar 30 centimeter. Berdasarkan informasi sejumlah warga setempat, meski ruas jalan ini sudah diperbaiki atau dilakukan pemeliharaan hingga tujuh kali, namun kondisi badan jalan berulang kali mengalami kerusakan.

Kerusakan jalan menyebabkan kondisi menjadi berdebu, sehingga warga setempat yang mayoritas berdagang pun, harus melapisi kios atau tokonya dengan plastik bening, bahkan ada warga yang sampai menutup dagangannya. Selain itu, jalanan yang berdebu juga berdampak terhadap kesehatan warga, khususnya anak-anak. Warga setempat, niah berharap, kerusakan ini dapat segera mendapat tanggapan dari pihak berwenang, dalam hal ini balai pelaksana jalan nasional provinsi kalimantan selatan.

 “Harapannya tu mudahan ai…minta tolong minta tanggapannya…inggih, sebab kita disini banyak beisi anak bayi-bayi, anak halus, kesian setiap hari menghirup udara yang kada bersih ini, udara kotor. Lawan urang bedagang bewarungan tu habis kena semuanya, imbasnya.” Kata Niah, Warga RT 1 Selongan

Hal serupa juga terjadi di ruas jalan nasional RT 16 selongan, terpantau kerusakan terjadi kurang lebih sepanjang 50 meter, dan kedalaman lubang jalan sekitar 20 centimeter. Meski tak separah di rt satu selongan, karena kerusakan hanya menimpa seperempat badan jalan, namun hal ini sudah cukup menyebabkan debu saat cuaca panas.

 “Jadi semenjak ada angkutan berat ini, jalan kami bila panas debunya masuk ke langgar, ke rumah-rumah penduduk sekitarnya, lalu kami ya merasa terganggu lah istilahnya. Bahkan kalo hari hujan becek, nah kendaraan itu habis kena becekannya itu. Jadi kami mengharap bagaimana solusi penyelesaiannya jalan ini, kami hanya bisa menceritakan, hanya merasakan kaitu nah.” Kata Sumiadi, Warga RT 16 Selongan.

Sumiadi menceritakan, perbaikan jalan sudah dilakukan sebanyak tiga kali di ruas jalan ini, namun hanya berupa penambalan dengan tanah, dan batu kerikil. Sepanjang jalan ini merupakan jalan nasional, dimana kewenangan perbaikan berada pada kewenangan balai pelaksana jalan nasional Kalsel. (Alfi Syahrin).

Next Post

Meski Tak Miliki Wewenang Perbaiki Jalan Nasional Rusak, Ini Upaya Dinas PUPR Tabalong…

Rab Jul 14 , 2021
TABALONG – Jalan di setiap daerah umumnya terbagi dalam beberapa kategori, seperi Jalan Nasional, Jalan Provinsi, Jalan Kabupaten, dan Jalan Desa. Perbedaan kategori ini juga membedakan letak kewenangan perbaikannya. Seperti Jalan Nasional, yang hanya boleh dilakukan perbaikan oleh Balai Pelaksana Jalan Nasional, selaku perpanjangan tangan Kementerian PUPR. Hal ini dikarenakan […]