Warga Binaan Jadi Guru Ngaji, Begini Suasana Pesantren Dalam lapas…

Tabalong – Meski di tengah pandemi covid nineteen, Lapas Kelas Dua B Tanjung tetap melaksanakan program pembinaan pesantren bagi santri warga binaannya. Kegiatan pesantren tetap dilaksanakan karena hanya diikuti oleh WBP, sehingga tidak terjadi kontak dengan orang dari luar lapas.

Saat ini santri WBP Lapas Kelas Dua B Tanjung berjumlah 28 orang, dimana sebagian kecil masih belajar mengaji iqro. Para santri tersebut melakukan pengajian setiap pagi hari dan sore hari.

Kepala Lapas Kelas Dua B Tanjung, Mohammad Yahya, mengatakan para santri tersebut diajarkan oleh santri WBP yang lain. Hal ini dikarenakan lapas tidak bisa mengundang pengajar dari luar untuk sementara waktu, sebagai upaya pencegahan virus corona.

“Kita ada pesantren di dalam lapas, nah kita tetap melaksanakan. Untuk kepribadian pesantren tetap kami laksanakan pada pagi hari dan juga pada sore harinya kami laksanakan, tapi untuk pengajar tetap kita oleh para santri. Para santri itulah mengajar, para santri sendiri, tidak bisa mengundang itu sementara waktu kepada orang luar pada saat pengajian.” Jelas Yahya

Meski pengajian hanya diwajibkan rutin bagi para santri, namun pengajian terbuka bagi semua WBP, yang ingin ikut mengaji di waktu tertentu saja. Saat ini Lapas Kelas Dua B Tanjung menampung WBP sebanyak 249 orang, yang semuanya terdiri dari laki – laki dewasa. (Alfi)

Next Post

Sangat Menjanjikan, Budidaya Larva Lalat (Magot) Jadi Solusi Pakan Ternak Ikan Murah

Kam Jun 18 , 2020
Share on Facebook Tweet it Share on Google Pin it Share it Email Tabalong – Dunia budidaya semakin berkembang, banyak teknologi dan inovasi inovasi baru yang dikembangkan masyarakat, seperti kelompok upaya binaan dari jika maka ampuh ini, melihat para peternak yang sering mengeluarkan biaya lebih untuk pakan ternak mereka mulai […]
error: