Verifikasi Vaksin Gagal Karena NIK Dianggap Tidak Aktif, Begini Penjelasan Disdukcapil Tabalong…

TABALONG – Vaksinasi covid-19 yang gencar dilakukan oemkab Tabalong terus menyasar para pelajar, baik di tingkat SMP hingga SMA sederajat. Namun pada vaksinasi pelajar SMA, banyak ditemukan kasus gagalnya verifikasi vaksin dengan NIK yang telah terdaftar, khususnya bagi pelajar yang baru mendapatkan kartu tanda penduduk. Hal ini mengakibatkan mereka tidak bisa mengakses buksi sudah divaksin.

Kepala bidang pelayanan pendaftaran Penduduk Disdukcapil Tabalong, Wardhana Yudha, menjelaskan, salah satu penyebab NIK dianggap tidak aktif karena sebelumnya ktp yang bersangkutan belum pernah digunakan untuk melakukan kegiatan administrasi. Sehingg perlu diaktifkan ulang melalui pusat. Dengan melapor ke Kantor Disdukcapil Tabalong.

 “nah itu mungkin penyebabnya bisa jadi karena yang bersangkutan belum pernah menggunakan niknya misalnya untuk menabung di bank  atau administrasi lainnya seperti bpjs, karena biasanya kalau belum aktif di bank juga nanti akan diminta untuk di aktifkan, nah itu kita bisa proses untuk mengaktfikan niok itu dan kita mengusulkan ke pusat” Kata Wardhana Yudha– Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk.

Ia juga meminta warga yang NIK nya bermasalah, agar datang dan minta kepada dinas kepundudukan dan pencatatan sipil untuk mengaktifkannya kembali. Proses pengaktifan NIK sendiri membutuhkan waktu kurang lebih 1 x 24 jam. (M. Arie Arieyadi).

Next Post

BPP Muara Uya Sukses Demplot Bawang Merah Bima Brebes & Cabai Besar Baja

Rab Okt 20 , 2021
TABALONG – Dinas Pertanian Tabalong bersama disbunnak Kalimantan Selatan, menghadiri farm field day kegiatan demplot budidaya bawang merah dan panen perdana cabai besar, di demplot balai penyuluhan pertanian Kecamatan Muara Uya,  pada senin 18 Oktober 2021. Cabai besar dan bawang merah sengaja dipilih sebagai demplot lantaran kedua komoditas ini sering […]