Tokoh Adat Resah Kemajuan IT Kikis Budaya Lokal

TVTABALONG – Gempuran perkembangan teknologi, sedikit banyak membawa masuk budaya luar ke Indonesia. Hal tersebut pun dinilai mempengaruhi kebudayaan asli daerah yang beragam, sehingga dikhawatirkan dapat mengkikis kecintaan generasi muda terhadap budaya lokal, seperti yang dirasakan tokoh adat Dayak Deah, Hermen Ngenda.

Ia mengaku khawatir, kebudayaan Dayak Deah yang kaya, akan memudar tergantikan kebudayaan luar yang datang bersamaan dengan majunya teknologi. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Hermen bersama tokoh adat Dayak Deah lainnya di Kecamatan Upau, sejak tahun 2000 mendirikan sanggar kesenian di sejumlah desa.

Melalui sanggar seni, anak-anak muda suku Dayak Deah dikenalkan dan didekatkan kembali dengan kebudayaan asli mereka. Dengan demikian hermen bersama tokoh adat lainnya berharap,  generasi muda dayak deah dapat mencintai dan melestarikan budayanya sendiri.

“ada perubahan zaman, jadi generasi muda itu terpengaruh budaya-budaya luar negeri” kata Hermen

“Kita harapkan kepada generasi muda ini mulai mencintai budayanya sendiri walaupun mereka suka budaya yang lain budaya Dayak Deah”lanjutnya

Dayak Deah merupakan salah satu suku Dayak yang mendiami Tabalong, dan tersebar di Kecamatan Upau dan Haruai. Kebudayaan Dayak Deah beragam, mulai dari tarian, musik, kuliner, hingga pengobatan tradisional. (Muhammad Aditya)

Next Post

Lestarikan Batik Di Era Milenial

Kam Okt 3 , 2019
Share on Facebook Tweet it Share on Google Pin it Share it Email TVTABALONG.COM – Setiap 2 Oktober, Indonesia memperingati Hari Batik Nasional, yang mana seluruh elemen masyarakat, baik dari pejabat pemerintah, pegawai BUMN, hingga pelajar diimbau untuk mengenakan batik. Salah satu sekolah yang menginstruksikan siswanya mengenakan batik adalah SMA […]
error: