Tinjau RS Kelua, Komisi 1 DPRD Tabalong: Pembangunan Tahap 1 Rampung

TVTABALONG – Pembangunan tahap pertama rumah sakit pratama tipe D di jalan Takulat – Baco, Desa Pudak Setegal, Kecamatan Kelua, telah selesai dilakukan. Pembangunan tahap pertama yang diperuntukkan bagi ruangan administrasi perkantoran ini, menggunakan anggaran sebesar 3,2 milyar Rupiah. Hal tersebut diketahui saat tinjauan Komisi I DPRD Tabalong, bersama Dinas kesehatan Tabalong, pada 1 April 2021.

Pembangunan Rumah Sakit akan dilanjutkan kembali tahun ini, dengan anggaran sekitar 6,5 milyar Rupiah, untuk pembuatan ruang rawat inap. Wakil ketua komisi 1 DPRD Tabalong, Ferry Elpeni berharap, pembangunan ruang rawat inap dapat segera terealisasi, sehingga Rumah Sakit ini bisa beroperasi untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Jadi tadi kita mendengar penjelasan panjang lebar dari mereka, jadi bangunan rumah sakit ini yang baru selesai itu hanya untuk pelayanan perkantorannya saja. Jadi di tahun 2021 ini ada dianggarkan dana kurang lebih sekitar 6,5 milyar, jadi dengan anggaran itu akan dibangun untuk ruang rawat inapnya. Jadi harapan kita dengan disegerakannya dibangun ruang inap itu rumah sakit ini segera beroperasi agar dapat memberikan layanan kepada masyarakat.” Tuturnya.

Kepala bidang pelayanan dan sumber daya kesehatan Dinas Kesehatan Tabalong, Ahmad Baihaki menjelaskan, meski sebagian bangunan fisik sudah rampung, namun pelayanan kesehatan belum bisa berjalan, lantaran Rumah Sakit Pratama harus dilengkapi ruang rawat inap dan poli klinik. Sehingga sampai saat ini pelayanan kesehatan masyarakat sekitar masih terpusat di Puskesmas Kelua.

 “Pelayanan seperti biasa itu mungkin belum bisa dibuka, karena tujuan kita awal adalah rumah sakit pratamakan, jadi harus ada rawat inap dan penunjang poli klinik seperti itu. Kalonya orang berobat seperti biasa di poli klinik dan rawat inap, berarti sama saja dengan di puskesmas. Sedangkan sekarang untuk masyarakat berobat di Puskesmas sudah tercover oleh Puskesmas Kelua, dalam hal ini juga sudah ada rawat inapnya seperti itu.” Paparnya.

Ahmad Baihaki memaparkan, berdasarkan standar permenkes, sedikitnya terdapat 4 pelayanan dasar yang akan diberikan di Rumah Sakit ini. Poli penyakit dalam, poli bedah, poli anak, dan pelayanan kebidanan. Sedangkan untuk kapasitas ruang rawat inap ditargetkan mencapai 60 orang. (Alfi syahrin).

Next Post

Satgas Penanganan Covid-19 Tabalong Bahas LKPJ 2020 Bersama Komisi I DPRD

Ming Apr 4 , 2021
TVTABALONG – Komisi I DPRD Tabalong mengundang tim satuan tugas penanganan covid-19 Tabalong, untuk memberikan penjelasan detail terkait laporan keterangan pertanggungjawaban tahun anggaran 2020. Hal tersebut dibahas dalam rapat kerja yang digelar pada 29 Maret 2021, di Sekretariat DPRD Tabalong. Dalam kesmepatan ini tim Satgas menyampaikan anggaran hasi refocussing tahun […]