Tingkatkan Layanan, Lab Lingkungan DLH Bakal Diakreditasi

TABALONG – Dinas Lingkungan Hidup Tabalong, menambah dana pengelolaan laboratorium lingkungan dalam Apbd perubahan 2021, sebesar 217 juta rupiah. Penambahan ini membuat anggaran pengelolaan laboratorium lingkungan mencapai 522 juta rupiah. Penambahan anggaran sebagai ubtuk menunjang penilaian akreditasi, yang sebelumnya sudah dipersiapkan sejak tahun 2019.

Hal tersebut disampaikan Kepala DLH Tabalong, Rowi Rawatianice, saat rapat pembahasan raperda perubahan APBD 2021 bersama DPRD Tabalong, pada 31 agustus 2021. Rowi menjelaskan, dengan adanya akreditasi akan memberikan legalitas bagi pelayanan yang diberikan laboratorium lingkungan.

 “Karena dengan lab itu bisa diakreditasi jadi kita bisa memberikan layanan dengan kepastian. Bukan berarti sekarang tidak bisa memberikan layanan, tetapi ketika kita diminta kepastian hukumnya kita belum bisa, karena kita belum…legalitas kita belum lengkap seperti itu.” Kata Rowi Rawatianice, Kepala DLH Tabalong

Ketua DPRD Tabalong, Mustafa, menyambut baik akreditasi laboratorium lingkungan. Pihaknya pun berharap, keberadaan laboratorium tersebut dapat menjadi kontrol pengendalian suhu udara, dan pencemaran lingkungan.

 “Memang itu sangat bagus sekali adanya itu, dan malah kawan-kawan menyarankan membeli alat yang untuk kontrol dengan suhu udara dan pencemaran lainnya kayak debu, nah inikan sementara ini kawan-kawan ada mengeluhkan terkait dengan adanya debu, adanya pencemaran, namun karena nantinya kalo ada laboratorium nah itulah sebagai kontrol kita yang tepat.” Kata Mustafa, Ketua DPRD Tabalong.

Penambahan anggaran pengelolaan laboratorium lingkungan tersebut, akan digunakan untuk keperluan belanja. Seperti bahan kimia, alat laboratorium, laptop, konsultan peneliti untuk sistem manajemen mutu, dan kajian penjaminan mutu. (Alfi Syahrin).

Next Post

Penanganan Covid-19 Jadi Fokus RSHBK Dalam APBD Perubahan

Rab Sep 8 , 2021
TABALONG – Badan anggaran DPRD Tabalong melakukan pembahasan perubahan anggaran pada RSUD Badaruddin kasim, pada 1 September 2021. Dalam rapat ini disampaikan bahwa anggaran perubahan RSUD mengalami penambahan sebesar 2 milyar rupiah. Direktur RSUD Badaruddin Kasim, dokter Mastur Kurniawan menjelaskan, penambahan anggaran tersebut ditujukan untuk membeli alat kesehatan. Selain itu […]