Tidak Ada Perayaan Tahun Baru Di Tabalong

Tabalong – Kegiatan berkumpul untuk merayakan pergantian tahun dipastikan tidak diperkenankan oleh Pemerintah Kabupaten Tabalong. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran covid 19 di Tabalong. 

Kebijakan ini disampaikan langsung oleh Bupati Tabalong, H. Anang Syakhfiani di Pendopo, Selasa (22/12/2020) usai melakukan Rapat koordinasi bersama SKPD.

Agar tidak terjadinya kerumunan, maka Pemda Tabalong akan menutup Tempat Hiburan Malam mulai tanggal 24 hingga 26 Desember, serta 31 Desember 2020 sampai 2 Januari 2021.

Disamping itu juga, rumah makan, restoran, dan cafe diminta untuk menutup waktu operasionalnya pada jam 10 malam sampai tanggal 3 Januari 2021.

“Kebijakan ini dimaksudkan untuk mengantisipasi warga tabalong yang berada di luar kembali ke Tabalong ” kata Anang.

Maka dari itu, nantinya Tim Satgas Covid 19 Tabalong akan kembali mengaktifkan posko di sejumlah perbatasan Tabalong yaitu di Jaro, Padang Panjang, Tanta, Pugaan, dan Karangan Putih.

“Ini malam kamis sudah beroperasi.” tambahnya.

Sementara itu, untuk perayaan Natal di gereja boleh dirayakan dengan jumlah jemaat yang terbatas.

“Kegiatan kebaktian silakan dilaksanakan, tetapi jumlah jemaatnya tidak melebihi 50 persen dari kapasitas gereja” Jelasnya Anang.

Ia juga menyarankan kegiatan bersilaturahmi ke rumah sesama jemaat pada perayaan natal kali ini sebaiknya ditiadakan agar menghindari terjadinya kontak dan persebaran covid 19.

Next Post

Hindari Terjadinya Kluster Tahun Baru, Aparat Akan Bubarkan Kerumunan

Rab Des 30 , 2020
Tabalong – Kebiasaan berkumpul pada saat pergantian tahun nampaknya tidak akan terjadi di Bumi Sarabakawa, hal ini dikarenakan ratusan personil baik dari TNI dan Polri akan membubarkan massa apabila adanya kerumunan pada saat perayaan malam tahun baru 2021. Ini ditegaskan oleh Kapolres Tabalong, AKBP. Muchdori usai melaksanakan Upacara Bersama dalam […]
error: