Terapkan Protkes, Ujian Kompetensi di SMKN 2 Tanjung Sukses Digelar

TVTABALONG – SMK Negeri 2 Tanjung, mulai melakukan uji kompetensi kejuruan bagi siswa yang berada di tingkat akhir pada 31 Maret 2021. UKK kali ini digelar untuk kejuruan agribisnis tanaman pangan dan hortikultura.

Pelaksanaan uji kompetensi kejuruan ini digelar bebeda dari sebelumnya, yaitu dengan menerapkan protokol kesehatan. Teknis pelaksanaan ukk pun telah disesuaikan dengan anjuran Satgas covid-19 Tabalong dalam kegiatan pembelajaran tatap muka.

“UKK kali ini karena dalam situasi pandemi, kami mengajukan beberapa persyaratan protocol kesehatan sehingga dari tim gugus tugas covid 19 kabupaten tabalong memberikan izin kepada kami untuk melaksanakan ukk yang tetap menerapkan protocol kesehatan covid 19.” Tutur Wakasek Bidang Kesiswaan SMKN 2 Tanjung, Nuruddin Fathnani.

Bahan yang diujikan pada kegiatan UKK kali ini berupa penanaman anggrek dengan media botol kaca. Pasalnya praktek kesiapan tanam maupun perawatannya, lebih simpel dan lebih mudah untuk di jikan sesuai protokol kesehatan.

Ketua prodi agribisnis tanaman pangan dan hortikultura SMKN 2 Tanjung, Marbaki mengatakan, waktu ujian dilakukan 2 sesi dalam 1 hari secara bergantian. Pihak Sekolah pun telah mendatangkan tim penilai dari luar Sekolah.

Internal dari guru karena penguji eksternal itu ada kemudian penguji eksternal itu kami karena ini mengambil tema tanaman hias anggrek, maka kami mengammbil dari penguji PAI, perhimpunan anggrek Indonesia cabang tabalong, ini di batasikan 1 sesi hanya 6 orang, dan jumlah kami ada 12 siswa, jadi dibuat 2 sesi.” Kata Ketua Prodi Agribisnis Tanaman Pangan & Hortikultura SMKN 2 Tanjung, Marbaki.

Tim penilai eksternal, Sekretaris Perhimpunan Anggrek Indonesia Tabalong, Ahmad Syahrani mengungkap, penilaian dilakukan dari teknik pengeluaran bibit dari media botol. Pasalnya proses merupakan yang tersulit dilakkukan dan perlu kehati-hatian ekstra.

Mulai dari pengeluaran bibit anggrek dari media yang ada di botol dan dikeluarkan sampai dengan penanaman bibitnya, cara penanaman waktu keluar dari botol, sterilisasinya itu sangat diperlukan sekali,nah ini kesalahan sedikit aja menyebabkan nanti anggreknya itu tidak tumbuh dengan  normal, atau bahkan menyebabkan kematian sendiri bagi bibit anggrek itu sendiri nanti.” Kata Sekretaris Perhimpunan Anggrek Indonesia Tabalong, Achmad Syahrani.

Penilaian dalam ujian ini tak hanya sampai di sesi praktek tanam, tetapi berlanjut pada perawatan tanaman, sampai hasil pertumbuhan anggrek yang bisa sampai enam bulan. Kegiatan ukk ini merupakan pertama kalinya di lakukan di smkn 2 tanjung sejak pandemi covid 19 melanda. Karena pada tahun sebelumnya kegiatan ujian ditiadakan, lantaran praktek pengujian tidak dapat dilakukan secara daring. (Rangga).

Next Post

Program Pendataan Keluarga 2021 Dimulai, Bupati Anang ajak warga Berpartisipasi

Jum Apr 2 , 2021
TVTABALONG – Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Tabalong, mulai melakukan pendataan keluarga pada 1 April 2021. Keluarga yang didata pertama kali adalah Bupati Tabalong Anang Syakhfiani, di kediamannya Pendopo Bersinar Pembataan. Pendataan ini dilakukan terhadap keluarga utama, seperti ayah, ibu, dan anak, serta suami dan […]