Temui Disnaker Tabalong, Serikat Buruh Tuntut Soal JHT Cair Usia 56 Tahun

Tabalong – Serikat buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Kimia Energi Pertambangan, Minyak, Gas Bumi Dan Umum, melakukan penolakan terhadap terbitnya peraturan menteri ketenagakerjaan nomor 2 tahun 2022, tentang persyaratan pembayaran manfaat jaminan hari tua.

Penolakan ini dilakukan melalui audensi yang digelar bersama disnaker tabalong dan bpjs ketenagakerjaan, di ballrom hotel jelita tanjung. Menurut serikat pekerjaan, aturan baru ini sangat merugikan mereka.

“Bagi kita dengan keadaan sekarang itu sangat merugikan kepada pekerja, karena program pensiun kan sudah ada, kalau sudah ada program pensiun kenapa lagi JHT itu bisa dicairkan pada umur 56 tahun, ya kalau tidak ada jaminan pensiun kami tidak masalah JHT itu dikembalikan kepada uu nomor 40 tahun 2004, pencairannya pada umur 56 tahun, karena sudah ada jp seharusnya pihak pemerintah itu gak perlu lagi menunda sampai umur 56 tahun, karena kita dilapangan lebih tau daripada mereka yang buat aturan” Kata Syahrul, Ketua FSP KEP Tabalong.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Tabalong, Zulfan Noor, akan berupaya mengawal usulan para serikat pekerja ini kepada pemerintah pusat. Ia juga mengaku akan melakukan koordinasi dengan BPJS Ketenagakerjaan yang ada di Tabalong.

“Yang jelas disnaker nanti menginformasikan ke jajaran pemerintah yang di atas, dalam rangka untuk masalah JHT ini, khususnya masalah teknis pembayaran, kita koordinasikan dengan BPJS ketenagakerjaan” Kata Zulfan Noor, Kepala Dinas Tenaga Kerja Tabalong.

BPJS ketenagakerjaan selaku fasilitator dalam audensi ini mengapresiasi penyampaian aspirasi yang dilakukan serikat pekerja yang dilakukan secara tertib. Pihaknya juga akan mengawal dengan sebaik baiknya aturan yang telah diterbitkan oleh pemerintah pusat tersebut.

“kami apresiasi ya kepada pihak naker dan juga kepolisian dan dandim yang ada disini juga kepada kawan kawan SERIKAT pekerja, jadi apapun itu sudah disampaikan secara tertib dan damai, dan diharapkan memang kita terus bisa mengawal aturan pemerintah ini dengan sebaik baiknya” Kata Dedmon Renhat, Kepala Cabang Pratama C BPJS Ketenagakerjaan.

Serikat pekerja di Tabalong sangat mengharapkan agar aspirasi ini dapat didengar pemerintah pusat. Sehingga nantinya para pekerja yang telah habis masa kerjanya dapat menikmati jaminan di hari tua dengan aturan yang tidak menyulitkan para pekerja itu sendiri. Serikat pekerja ini mengharapkan hak mereka untuk sejahtera tak ditahan, dengan waktu yang lama. (Muhammad Ariadi).

Next Post

Mona Arb & Pria Berkumis, Admin & Supir Tambang yg Jadi Seleb Tiktok

Jum Feb 25 , 2022
Cerita Mona Arab & Pria Berkumis soal konten mereka yang akhirnya meledak dan kini sudah mempunyai ratusan ribu follower di tiktok