Tarawih di Masjid YAMP Pembataan Terapkan Protkes Ketat

TVTABALONG – Pelaksanaan shalat tarawih hari pertama di masjid YAMP Wardatus Sholihin Kelurahan Pembataan, berjalan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. Pelaksanaan ibadah Ramadan ini, panitia masjid mengacu pada surat edaran Menteri Agama serta surat edaran dari Pemerintah Kabupaten Tabalong.

Untuk turut melaksanakan shalat tarawih disini, panitia masjid mewajibkan jamaah memakai masker. Namun panitia juga tetap menyediakan masker bagi jamaah yang lupa membawanya. Selain itu panitia juga meminta setia jamaah mencuci tangan dengan sabun dan diperiksa suhu tubuh sebelum emmasuki area masjid.

Di dalam masjid, setiap jamah diberi jarak, selain itu mereka juga diwajibkan membawa perlengkapan shalat pribadi. Panitia masjid menyediakan tenda tambahan di halaman masjid untuk menampung jamaah, karena posisi berjarak membuat kapasitas jamaah didalam masjid menajadi lebih sedikit.

Pelaksana tugas ketua masjid Wardatus Sholihin, Sugiansyah, menekankan kepada para jamaah untuk selalu menerapkan protokol kesehatan. Karena ia melihat masih banyak para jamaah yang lalai dalam protokol kesehatan.

“Sekali lagi, kami tadi sudah menyampaikan hasil panduan dari pemerintah, khususnya mentri agama, tetap menekankan untuk memakai protokol kesehatan, khususnya masker, karena beberapa saat ini masih menemukan jamaah yang masih bandel, dalam artian tidak memakai masker, padahal jamaahnya itu itu saja.” Tuturnya.

Selain penerapan protokol kesehatan ketat, panitia juga mempersingkat shalat tarawih, yang biasanya 23 rakaat, kini menjadi 11 rakaat. Hal ini dilakukan pihak panitia agar jamaah tidak berkumpul dalam satu ruangan dalam waktu lama. Dalam fatwa ulama juga menegaskan bahwa perbedaan jumlah rakaat ini tidak ada pertentangan dalam beberapa fatwa, sehingga panitia masjid Wardatus Shalihin mengambil jalan untuk tidak terlalu lama mengumpulkan para jamaah. (Muhammad Ariadi).

Next Post

Pasar Ramadhan Masyarakat di Barunak Terapkan Protkes

Kam Apr 15 , 2021
TVTABALONG – Berbeda dari tahun sebelumnya, keberadaan pasar ramadhan tahun ini diperbolehkan, dengan syarat masyarakat yang ingin menggelar Pasar Ramadhan secara mandiri mampu menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Seperti di Pasar Ramadhan Barunak, Kecamatan Tanjung ini. Lebih dari 20 pedagang akan menjajakan kuliner makanan, kue, ataupun camilan disini. Dimana setiap […]