Tambah Penghasilan Dengan Mata Uang Digital

TVTABALONG – Di era Industri 4.0, marak peredaran mata uang digital, salah satu yang kini berkembang di Indonesia ialah Bitalgo. Bitalgo merupakan mata uang digital layaknya bitcoin yang lebih dulu populer sampai saat ini.

Bitalgo menarik minat para pengguna internet yang sering bertransaksi online. Pasalnya Bitalgo dapat dipakai untuk pembelian, pembayaran, serta transfer dana ke seluruh dunia, tanpa harus melewati jasa perbankan, kartu kredit maupun otoritas pemerintah.

Untuk menarik masyarakat berinvestasi di Bitalgo, penyelenggara berikan edukasi mengenai seminar Bitalgo Opportunity Success, Minggu (3/11/2019). Dalam seminar ini dinyatakan bahwa masyarakat yang ingin mendapat penghasilan tambahan lewat investasi bisa didapat melalui Bitalgo.

Pasalnya harga bitalgo kedepan, diprediksi akan terus naik, karena bitalgo menggunakan teknologi blockchains yang aman, dapat bertransaksi secara langsung mengunakan metode peer to peer, serta nilai bitalgo yang terbatas dengan permintaan yang terus meningkat.

Ketua pelaksana kegiatan, yang juga berinvestasi dalam sistem Bitalgo, Joko Sutrisno, mengakui, saat ini ia memperoleh uang berkisar Rp 50 ribu perhari dengan berinvestasi Rp 10 juta di Bitalgo.

“dengan invest 750 dollar saya mendapat profit sehari sebesar Rp 3,23 dollar atau sekitar Rp 40 ribu rupiah per hari. Itu nilai bisa turun atau naik tergantung dari hasil tambang dimana bitalgo akan menambang secara otomatis dan keuntungan dibagikan kepada komunitas”

Bitalgo mulai ada sejak tahun 2018 lalu yang memiliki nilai Rp 7 ribu per koin. Sedangkan tahun 2019 ini satu koin Bitalgo memiliki nilai Rp 300 ribu. Ke depan pada tahun 2021, 1 koin Bitalgo diprediksi akan menyentuh angka 1000 USS, atau Rp 14 juta.

Syarif Hidayat

Tinggalkan Balasan

Next Post

Pelamar CPNS 2019 Bisa Gunakan Nilai SKD 2018

Sel Nov 5 , 2019
TVTABALONG – Seleksi CPNS 2019, memiliki kebijakan baru yang berbeda dengan tahun sebelumnya. Para pelamar CPNS 2018 yang lulus Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), namun gagal di Seleksi Kompetensi Bidang (SKB), dapat kembali menggunakan nilai SKD-nya, untuk mengikuti SKB CPNS tahun 2019. Mereka masuk dalam kategori peserta P1/Tl yang dinyatakan tidak […]