Tak Terima Hasil Perhitungan Pilkades, Seorang Warga “Diamankan” di Mapolres Tabalong

TABALONG – Satu warga pendukung calon kepala desa tak terima hasil penghitungan suara, karena calon yang diusungnya kalah. Warga ini mengamuk di TPS, namun berhasil diamankan oleh petugas pengamanan.

Untungnya kejadian ini hanya merupakan adegan simulasi yang digelar Polres Tabalong, usai apel kesiapan pengamanan pilkades yang digelar 4 November 2021 di halaman Mapolres Tabalong. Selain protes warga ini, simulasi juga dilakukan dari poroses awal pemilihan layaknya di TPS sesungguhnya, lengkap dengan kotak suara, papan penghitungan suara, dan peserta pemilih.

Kapres Tabalong AKBP Riza Muttaqin mengatakan simulasi ini untum mengingatkan personel pengamanan tentang prosedur yang nantinya akan berjalan di TPS saat pilkades berlangsung.

“cara menangani permasalhan permasalahan yang mugkin saja berulang terjadi misalnya saja tidak terima saat perhitungan tapi kita berharap dengan simulasi ini juga personel sudah siap untuk melaksanakan dan masyarakat juga sudah menerima hali poting karena ada wadah yang disiapkan apabila ada sengketa atau ada kekurangan dalam penyelenggaraanya.” Kata Kapolres Tabalong, AKBP Riza Muttaqin.

AKBP Riza Muttaqim menambahkan pengamanan pilkades akan dilakukan 1 personel Polri dan 4 Linmas di setiap 2 TPS. Sedangkan TPS dengan potensi kerawanan tinggi akan ditugaskan 1 personel polri dan 2 linmas. Sedangkan untuk desa yang menyelenggarakan pilkades dengan sistem e-voting tidak diberikan pengamanan khusus, namun tetap dipantau petugas. (Al Munawarah).

Next Post

Waspada Gelombang ketiga Covid-19

Rab Nov 10 , 2021
Pandemi Covid-19 belum berakhir, dimana hingga saat ini kita masih hidup berdampingan dengan Covid-19. Vaksinasi terus dilaksanakan dan diperluas, agar imunitas kelompok segera terbentuk bagi semua usia. Menanggapi isu gelombang ke tiga Covid-19 yang akan terjadi pada bulan Desember 2021 di seluruh Indonesia, bagaimana kesiapan kabupaten Tabalong menghadapi gelombang ke […]