Tak Perlu Panik, Ini Tips Mengatasi Kebakaran Skala Kecil Hingga Sedang…

TVTABALONG – Kebakaran menjadi musibah yang paling umum dan banyak dialami oleh masyarakat, terutama di daerah padat penduduk. Terhitung sejak tahun 2017 hingga tahun 2019, frekuensi kebakaran di Tabalong sendiri meningkat secara signifikan menjadi 3 kali lipat.

Faktor kelalaian manusia, menjadi salah satu penyebab sering terjadinya kebakaran di kabupaten tabalong. Terlebih di waktu lebaran, potensi kebakaran meningkat. Penyebabnya karena meningkatnya intensitas penggunaan kompor serta mobilitas warga yang tinggi saat bersilaturahi.

 “kalau lebaran kali ini kan kita kada boleh mudik segala, jadi biasanya kan kalau hari hari besar ginikan, memasaknya jadi skala besar, kaya makai kompor dan sebagainya tuh hati-hatilah kalau masak nya dijaga jangan ditinggalkan karena bahaya musibah kebakarankan dari hal hal yang kayaknya sepele malah jadi besar kaya lagi masak kompor masih menyala ditinggal ke tempat tetangga.”  Kata Anggota Damkar Tanjung, Yanuar.

Yanuar menambahkan, seandainya kebakaran terjadi, masyarakat tidak perlu panik. Pasalnya apabila skala kebakaran masih kecil, bisa dilakukan langkah pencegahan sederhana untuk memadamkan api.

 “Kayak kompor masih kecil skalanya menggunakan alat pemadam tradisonal masih bisa tanpa memanggil pemadam masih bisa kita kuasai menggunakan peralatan yang ada dirumah seperti kain yang tebal celup ke air lalu tutup media yang terbakar ibaratnya sudah bisa mematikan secara sendiri lah kalo gitu.” Jelas Anggota Damkar Tanjung, Yanuar.

Untuk tips mengatasi kebakaran lainnya, masyrakat tabalong dianjurkan untuk melihat di platform media sosial damkar pemkab, baik melalui facebook, instagram, maupun youtube, pasalnya disana diberikan edukasi untuk mengatasi kebakaran dengan lebih spesifik.  (M. Arie Arieyadi).

Next Post

Ratusan Warga Binaan Lapas & Rutan Tanjung Dapat Remisi Idul Fitri

Kam Mei 20 , 2021
TVTABALONG – Momen hari besar seperti idul fitri ini seolah ditunggu tunggu oleh para warga binaan, baik yang berada di lembaga pemasyarakatan, maupun di rumah tahanan negara. Idul fitri ini memberikan angin segar bagi puluhan warga binaan, pasalnya mereka mendapatkan program remisi pengurangan masa tahanan dari kementrian hukum dan hak […]