Tabalong Alami Deflasi Ditengah Naiknya Harga Gula

Tabalong – Meski beberapa pekan terakhir, sejumlah komoditas mengalami kenaikan harga, salah satunya gula pasir, yang saat ini berkisar diharga 20 ribu. Namun hal tersebut tidak berpengaruh terhadap inflasi daerah, karena berdasarkan data Badan Pusat Statistik Tabalong, pada maret 2020 Kota Tanjung mengalami deflasi sebesar 0,11%.

Deflasi maret 2020 di Kota Tanjung, terjadi karena adanya penurunan harga pada kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau sebesar 0,64%. Beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga dengan andil tertinggi adalah daging ayam ras, ikan gabus, bawang putih, cabai rawit, dan cumi-cumi.

“pada bulan maret di kota tanjung yang istilahnya kemarin itu dikhawatirkan terjadinya inflasi dengan naik nya harga gula yang begitu tinggi, namun nyata nya bahwa kota tanjung pada bulan maret mengalami deflasi 0,11% artinya ada perubahan indeks harga dari bulan februari ke maret itu ada penurunan indeks harga konsumen” jelas Agus, Kepala BPS Tabalong.

Walaupun bulan maret 2020 Kota Tanjung mengalami deflasi, namun gula pasir masuk ke dalam salah satu kelompok pengeluaran penyumbang inflasi, dengan andil 0,07%. (Sherly)

Next Post

12 Kota Penghitung Indeks Harga Kosumen Di Kalsel Alami Deflasi

Jum Apr 3 , 2020
Share on Facebook Tweet it Share on Google Pin it Share it Email Tabalong – Pada maret 2020, Kota Tanjung mengalami deflasi sebesar 0,11%. Namun tidak hanya Kota Tanjung yang mengalami deflasi, karena dari 12 kota penghitung indeks harga konsumen di pulau Kalimantan, seluruhnya mengalami deflasi. Hal tersebut diungkapkan Kepala […]
error: