SMAN 1 Jaro Tonjolkan Keterampilan Siswa di Perayaan Hari Jadi

TVTABALONG – SMA Negeri 1 jaro, memperingati hari jadi ke 14 tahun pada Rabu (22/01/2020). Peringatan yang diselenggarakan dihalam sekolah ini,
diisi berbagai tampilan kesenian yang dibawakan para siswa sekolah ini.

Salah satu
tampilan kesenian yang dibawakan siswa adalah Tari Burung Enggang, khas suku Dayak
Kenyah Kalimantan Timur. Tarian ini merupakan tarian selamat datang, untuk
menyambut para tamu yang menghadiri peringatan puncak milad sekolah ini.

Yang paling
menarik perhatian adalah Tari Saman, yang dibawakan seluruh peserta didik di SMA
Negeri 1 Jaro. Sebanyak 148 siswa sekolah ini beramai ramai, membawakan tarian
saman, untuk menghibur tamu undangan.

Kepala SMA Negeri 1 Jaro, Muhammad Yunus menjelaskan, peringatan hari jadi
sekolah sengaja diisi dengan berbagai kegiatan kesenian, karena pembelajaran
disekolahnya tidak hanya mengedepankan nilai akademis, tetapi juga keterampilan
individu. Ia menilai keterampilan merupakan salah satu penentu kesuksesan masa
depan anak didik.

”bakat itu perlu ada pengembangannya, sehingga kita tidak melulu mengedepankan kecerdasan tetapi juga keterampilan. Karena kecerdasan untuk kesuksesan itu hanya 20 persen” jelas Muhammad Yunus dalam pidatonya

Dari 100 tingkat kesuksesan, kecerdasan, juara satu sekolah favorit, itu bukan faktor no 1. Ternyata penopang sukses yang utama adalah kejujuran”

Di akhir acara, pihak sekolah menyerahkan sejumlah hadiah pada pemenang
lomba, yang digelar sekolah ini pada pekan lalu. Hadiah diserahkan pada
pemenang lomba yang digelar bagi internal sekolah, maupun pemenang lomba yang
digelar dengan melibatkan sekolah lain.

(Normansyah/Al Munawarah)

Next Post

Jangan Heran, Suku Banjar Manfaatkan Cempedak Dari Biji, Daging Buah Hingga Kulitnya

Jum Jan 24 , 2020
TVTABALONG – Warga Kalimantan Selatan, khususnya Tabalong, pasti telah mengenal buah cempedak. Buah dengan aroma dan rasa yang khas ini, kini mulai ramai dijajakan para pedagang. Tidak hanya dalam bentuk utuh, cempedak juga ada yang dijual terpisah antara kulit dan daging buah. Jangan heran, karena Suku Banjar memanfaatkan cempedak mulai […]