Serius Tangani Masalah Stunting, Ini Langkah Pemkab Tabalong…

TVTABALONG – Sebagai pembuka kegiatan aksi gempur stunting di Tahun 2021, Dinas Kesehatan Tabalong menggelar pertemuan dengan tim LGCB-ASR Iney konsultan stunting regional 4 Kalimantan di Gedung informasi dan pembangunan pada 24 Maret 2021. Pertemuan ini membahas aksi satu dan aksi dua dari 8 aksi penurunan prevalansi stunting yang akan dilaksanakan di Tabalong.

Kepala Dinas Kesehatan Tabalong, dr. Taufiqurrahman Hamdie menyampaikan, pertemuan ini sebagai komitmen bersama dalam mengawali pecegahan dan penurunan angka stunting di tahun 2021, yang memerlukan kerjasama di multi sektor. Pertemuan ini fokus membahas analisa situasi data.

“Dimana aksi tersebut membahas masalah analisa situasi masalah data, dan kemudian mungkin yang kedua kompilasi data yang akan kita lakukan di tahun 2021, ini menghadirkan lintas sectoral karena stunting bukan hanya urusan kesehatannya, tapi multi sector yang harus memberikan kontribusi terhadap kejadian stunting di Tabalong. Jadi kita mengawali lagi untuk di Tahun 2021 ini, untuk merencanakan kegiatan kegiatan selanjutnya.” Jelasnya.

Dari data dinas kesehatan tabalong, 19 desa dari 131 desa dan kelurahan di Tabalong masih memiliki angka stunting yang cukup tinggi, yaitu 11,51. Sekretaris bapeda tabalong, suyadi mengatakan, dari temuan tersebut pihaknya akan mencermati lebih lanjut, terkait cakupan kebutuhan ke 19 desa dengan angka stunting yang amsih tinggi tersebut.

 “Tindak lanjutnya nanti kita akan mencermati apa apa cakupan layanan kebutuhan stunting itu yang tinggi di masing-masing perangkat daerah jadi kita lihat dari sektor kesehatannya kemudian dari pendidikan, dari angka paudnya kemudian dari pembinaan keluarga balita, kemudian dari ketahanan pangannya bagaimana, demikian juga dengan PUPR terkait dengan penyedia air minum, dan sanitasi. Juga kegiatan yang terkait dengan Dinas Sosial terkait dengan PKH.” Tutur Sekretaris Bapeda Tabalong Surjadi.

Suyadi menambahkan, upaya tersebut merupakan konteks dasar untuk mempertahankan indeks pembangunan manusia di Tabalong. karena pada tahun 2020, indeks pembagunan manusia tabalong cukup baik yaitu 72,19, berada di posisi 3 tertinggi se-Kalimantan Selatan. (Rangga).

Next Post

Instansi Pemerintah & Swasta Wajib Miliki Ruang Laktasi

Jum Mar 26 , 2021
TVTABALONG – Dinas Kesehatan Tabalong bersama bagian hukum Sekretariat Daerah Tabalong mensosialisasikan peraturan bupati nomor B.655 terkait ketersediaan ruang laktasi di tempat kerja. Sosialisasi ini digelar saat pertemuan lintas sektor terkait sinergitas gempur stunting di tahun 2021, pada 24 Maret. Dalam perbup, mewajibkan instansi pemerintah daerah maupun swasta untuk memiliki […]