SDN 1.5 Belimbing Raya Fokus Tanamkan Nilai Budaya Pada Anak Didiknya

TVTABALONG – Tarian tradisional dan pencak silat, menjadi nilai budaya yang ditekankan pihak SD Negeri 1.5 Belimbing Raya pada siswanya. Selain itu budaya menjaga kebersihan lingkungan juga menjadi hal utama yang ditanamkan pihak sekolah pada para siswanya. Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan mutu sekolah, yang mana sekolah ini berhasil masuk lomba budaya mutu tingkat nasional.

“kami menonjolkan budaya daerah untuk ekskulnya. Sekarang baru tarian, tapi untuk anyam-anyaman kami mau belajar juga. Karena di FLS2N ada lomba anyam-anyaman, sekarang kami baru tari-tarian dan pencak silat” kata Kepala SDN 1.5 Belimbing Raya, Norhana

Baca Juga : SDN 1.5 Belimbing Raya Kembali Melaju di Lomba Budaya Mutu Tingkat Nasional

Tim Penilai Budaya Mutu Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar Kemendikbud, Noor Endah Tjahjaningtias menjelaskan, budaya yang ditekankan ke setiap sekolah dasar di Indonesia meliputi lima karakter, yaitu, religius, nasionalis, gotong royong, mandiri, dan integritas. Berdasarkan pantauan di sekolah ini, Endah mengatakan dari kelima karakter tersebut, terlihat budaya yang tumbuh pada anak dan tenaga pendidik, melalui pertunjukkan yang ditampilkan.  Baik itu tarian dan binaan eskul lainnya.

“konsentrasi kami sekarang itu adalah pada peningkatan dan pemerataan mutu sekolah. Jadi kalau budaya yang kami inginkan terlihat di sekolah itu adalah budaya karakter yang kuat, yaitu 5 karakter, religius, nasionalis, gotong royong, mandiri dan integritas” jelas Endah

“di sekolah sudah mempunyai budaya, misalnya yang langsung terlihat itu budaya kebersihan. Kemudian, anak-anaknya juga terlihat bersemangat dan senang dalam kegiatannya. Terus tadi ada pertunjukan ekskul, dimana anak-anak menunjukan kebolehannya, dimana jika ekskulnya tidak lancar, anak-anak tidak akan tampil sebagus itu” tambahnya

Selain pembelajaran di kelas, sekolah ini juga memiliki program yang mengarahkan siswanya untuk beraktivitas di luar kelas. Sehingga anak-anak dapat berkreativitas sesuai dengan apa yang mereka minati. Hal ini pun dinilai Kepala Dinas Pendidikan Tabalong, sebagai upaya menanamkan karakter positif di diri para siswa.

“sekolah ini tinggal membuat program seperti misalnya ada hari-hari tertentu dimana anak-anak dilepas untuk belajar di luar kelas. Mungkin di abwah pohon atau dimana, guru tidak boleh terlibat, silahkan anak-anak berkembang sendiri. Semacam hari literasi” kata Rizali Noor

“kemudian juga misalnya jumat bersih atau jumat berdoa, agar anak-anak memahami dengan sendirinya kenapa mereka harus bersih, kenapa mereka harus berdoa”tambahnya

Selain pengembangan diri siswa, Rizali juga mengatakan bahwa dinas pendidikan turut memberikan perhatian khsusus pada budaya kebersihan sekolah, keterlibatan masyarakat dan lembaga sekitar sekolah, serta upaya pihak sekolah mewujudkan sekolah ramah anak, khususnya untuk anak inklusi.(Purnamasari)

Next Post

SDN 1.5 Belimbing Raya Kembali Melaju di Lomba Budaya Mutu Tingkat Nasional

Rab Sep 25 , 2019
Share on Facebook Tweet it Share on Google Pin it Share it Email TVTABALONG – Untuk yang ketiga kalinya, SD Negeri 1.5 Belimbing Raya Kecamatan Murung Pudak kembali berhasil mengikuti lomba budaya Mutu Hingga Tingkat Nasional. Masuknya sekolah ini pada lomba tersebut membawa tim penilai dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan […]
error: