Satgas Covid-19 Minta Pasien Covid-19 Tertib Isolasi Mandiri

TABALONG – Peningkatan kasus covid 19 di Tabalong membuat tim Satgas Kabupaten membuat sejumlah kebijakan, salah satunya memprioritaskan RSUD badaruddin Kasim dan Usman Dundrung atau unit covid center, hanya untuk pasien bergejala sedang hingga berat. Sedangkan pasien dengan gejala ringan hingga tidak bergejala lebih diarahkan untuk melakukan isolasi mandiri.

Saat ini di Tabalong tercatat ada sekitar 360 warga yang melakukan isolasi mandiri, dan 64 di antaranya telah masuk dalam kategori terkonfirmasi positif usai dilakukan test Swab PCR. Sehingga saat ini total terkonfirmasi positif di Tabalong per 3 Agustus mencapai 173 orang.

Jubir satgas penanganan covid-19 Tabalong, dokter Taufiqurrahman Hamdie menjelaskan, pentingnya isolasi mandiri berdampak pada angka sebaran covid-19. Pasalnya usai 10 hari terpapar, virus tidak akan menular.

“Jadi yang terpenting kalau kita sedang melakukan isoman lakukanlah isoman kurang lebih 10 hari ya karena berdasarkan standar who setelah orang 10 hari itu virusnya tidak menular lagi, nah oleh karena itu harus disiplin menjalankan isoman terpisah dari anggota keluarga yang lain minimal 10 hari.” Kata Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Tabalong, dr Taufiqurrahman Hamdie.

Taufik berharap upaya isolasi mandiri ini dapat menurunkan angka sebaran terkonfirmasi positif covid-19 di Tabalong, terlebih untuk menurunkan level PPKM yang ada di Tabalong saat ini. (Gazali Rahman).

Next Post

Disporapar Tabalong Tegaskan Semua Obyek Wisata Tutup Selama PPKM Level 3

Jum Agu 6 , 2021
TABALONG – Sejak diterapkan PPKM level 3 pada 26 Juli lalu, pemerintah kabupaten tabalong memerintahkan sejumlah fasilitas untuk ditutup, termasuk destinasi wisata. Penutupan ini berlaku bagi semua objek wisata di Tabalong, baik yg dikelola pemerintah maupun masyarakat, sebagai salah sati upaya mencegah penyebaran virus corona. Penutupan ini akan dilakukan hingga […]