Sanksi Membeli Masker di Tempat, Untungkan Pedagang Masker Dadakan

Tabalong – bagi sebagian masyarakat, yang menjadi penjual masker dadakan. Seperti yang dilakukan pria berumur 26 tahun, warga asal kelua bernama zailani. Ia menjadi penjual masker dadakan, saat menemui petugas melakukan penindakan di wilayah pugaan.

Sebelumnya, Zailani berprofesi sebagai pedagang keliling segala kebutuhan rumah tangga, yang menyusuri setiap pasar, di desa-desa di wilayah selatan. Namun karena sering menjumpai pelanggar yang ditindak petugas untuk membeli masker di tempat, terpikirkan dalam benaknya untuk menjual masker di lokasi penindakan.

Zailani mengaku, tingkat penjualan kebutuhan rumah tangga yang dijualnya sebelumnya, relatif menurun akibat pandemi covid-19. Sehingga langkah menjual masker dadakan tersebut, diambilnya untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Inya kan resiko jua kada pakai masker keitu nah, kalau hari hari tu kada pang, bila ada rajia aja keitu nah di tambah misalnya datangi, di sini datangi ya khusus spesialis waktu rajia aja keitu nah, inovasi kewirausahaan cari hal baru kalau di pasar kan mainstream, jadi yang kaya ini ni kada tapi ada orang jadi untungnya lebih pasti keitu nah.“  kata Zailani.

Harga masker yang dijual di lokasi penindakan relatif terjangkau, dari lima sampai 15 ribu untuk satu buah masker, tergantung jenis dan motif yang dijual, serta persaingan harga antar pedagang di lokasi razia.

Next Post

Unik! Sketsa Wajah Kalian Bisa Diukir Di Atas Kayu

Sel Sep 22 , 2020
Share on Facebook Tweet it Share on Google Pin it Share it Email Tabalong – Jika biasanya sketsa wajah digambar di atas kertas, sketsa wajah yang satu ini justru diukir di atas kayu. Seni mural dari media kayu ini, merupakan karya unik dari Novi Andri, warga Kelurahan Mabuun Kecamatan Murung […]
error: