Sangat Menjanjikan, Budidaya Larva Lalat (Magot) Jadi Solusi Pakan Ternak Ikan Murah

Tabalong – Dunia budidaya semakin berkembang, banyak teknologi dan inovasi inovasi baru yang dikembangkan masyarakat, seperti kelompok upaya binaan dari jika maka ampuh ini, melihat para peternak yang sering mengeluarkan biaya lebih untuk pakan ternak mereka mulai membudidayakan magot sebagai pakan ternak yang kaya manfaat.

Ditengah pandemi covid-19, permintaan ikan menurun, tidak sepadan dengan harga pakan yang masih tinggi. Rupanya kondisi ini menjadi dasar, kelompok upaya, dalam membudidayakan magot, sebagai alternatif pakan ikan yang murah dan berkualitas.

Kelompok upaya, membudidayakan magot, yang sempat dipandang sebelah mata oleh sebagian orang. Pasalnya jenis larva ini seringkali ditemui di tempat sampah maupun bekas makanan yang membusuk.

Magot yang mereka budidayakan ini adalah magot jenis BSF, yang merupakan larva dari lalat tentara hitam atau Black Soldier Fly. Magot jenis ini memiliki beberapa kelebihan seperti tinggi protein, asam amino, dan antibiotik alami yang berperan membunuh bakteri jahat.

Selain itu budidaya maggot tergolong murah, karena hanya memerlukan sampah organik sebagai bahan makanannya. Sehingga magot ini sangat cocok sebagai pakan ikan maupun ternak.

“Budidaya magi ini mampu mensejahterakan para petani ikan dengan menyuplai magot ini ke peternak ikan, dengan kita lihat kondisi sekarang harga bama ikan yang mahal tapi harga ikan turun apalagi kondisi pandemi seperti ini, permintaan sedikit tapi yang panen banyak tentunya para petani ikan banyak yang menjerit ya harga pakannya yang mahal harga jualnya murah” kata Hendra, Ketua kelompok Upaya.

Kelompok upaya merupakan salah satu binaan jika maka ampuh, anak muda punya usaha. Budidaya yang berlokasi di jalan bangun sari RT 9 kecamatan murung pudak, ini merupakan usaha yang tergolong baru di tabalong.

Di mana dari program jika maka ampuh ini sudah terbentuk ada sekitar 25 pelaku usaha kecil menengah salah satunya ini adalah upaya yang bergerak dalam bidang budidaya magot, nah jadi tujuan saya dalam membangun jiwa jiwa enterprener bagaimana kondisinya ini adalah tidak harus mereka bekerja bahwa kalau bisa adalah membangun sebuah usaha dan membuka lapangan kerja.” Jelas Awiek

Awiek meyakini anak muda yang memiliki pemikiran enterpreneur seperti mereka, memiliki potensi untuk mensejahterakan sesama, melalui usaha yang mereka bangun. Kelompok yang beranggotakan empat orang ini, menjadi pilar menyebarkan inafirasi yang dapat membuat lapangan kerja baru. (Gazali)

Next Post

Patut Dikembangkan, Budidaya Larva Lalat (Magot) Mampu Kurangi Sampah Organik 3 Ton,Bulan

Kam Jun 18 , 2020
Share on Facebook Tweet it Share on Google Pin it Share it Email Tabalong – Disamping keuntungan materi, membuidayakan magot juga memiliki keuntungan dalam hal mengurangi jumlah sampah organik. Pasalnya makanan utama para magot ini merupakan sampah organik. Baik sisa makanan, maupun sisa buah dan sayur yang membusuk. Pembudidaya magot, […]
error: