Rentan Disalahgunakan, Bawaslu Tabalong Awasi Penyaluran Bansos Covid-19

Tabalong – Bawaslu Kabupaten Tabalong tetap siaga mengawasi potensi pelanggaran pada pilkada kalsel tahun 2020 pemilu. Pengawasan tetap dilakukan meski tahapan pelaksanaan sempat tertunda, karena pandemi covid-19. Pengawasan ini untuk memastikan tidak ada pelanggaran, yang memanfaatkan bantuan sosial bagi korban pandemi covid-19, sebagai alat politik.

Divisi Pengawasan Humas Dan Hubungan Antar Lembaga, Muhammad Fahmi Failasopa, menjelaskan, selama ini bawaslu terus aktif melakukan pengawasan. Termasuk saat pandemi seperti ini, karena ada beberapa potensi pelanggaran yang dapat terjadi.

“Potensi pelanggaran seperti netralitas ASN penyalah gunaan wewenang mengingat kita sekarang pilkada dimasa pandemi covid19 kita fokus mengawasi berbagai bantuan yang disalurkan oleh pemerintah kami juga menghimbau dalam kesempatan ini agar tidak menjadikn bantuan yang disalurkan kepada masyarakat sebagai alat politik untuk memberikan dukungan kepada salah satu pasangan calon gubernur dan wakil gubernur tahun 2020. “ kata Fahmi

Selain memantau pengawasan, Bawaslu Tabalong juga siap selama 24 jam menerima aduan dari berbagai pihak terkait kecurangan pilkada kalsel tahun 2020. Hal ini ditegaskan Ketua Bawaslu Tabalong Hirsan.

Kita harapkan kepada masyarakat kalo memang ada menemukan pelanggaran Bawaslu Kabupaten Tabalong siap buka 24 jam menerima semua laporan yang diadukan masyarakat sesuai prosedur yang kami punya.” Ujar Hirsan.

Hirsan juga menambahkan pihaknya telah merapatkan barisan agar siap siaga menghadapi pengawasan dalam tahap lanjutan pilkada yang direncanakan berjalan 15 Juni 2020. (Gazali)

Next Post

Lagi, 1 Pasien Positif Corona Sembuh Di Tabalong

Rab Jun 17 , 2020
Share on Facebook Tweet it Share on Google Pin it Share it Email Tabalong – Tim Gugus Tugas P Dua Covid Nineteen Tabalong,kembali melepas kepulangan satu orang pasien positive korona, yang sudah sembuh, pada minggu 14 Juni 2020. Pasien sembuh ini sebelunya telah menjalani perawatan di rumah sakit tanjung yang […]
error: