Raker Dengan Disnaker, Komisi 1 DPRD Tabalong Bahas Program Pelatihan BLK

Tabalong – Komisi Satu DPRD Tabalong menggelar rapat bersama Dinas Tenaga Kerja pada 23 juni 2020. Dalam rapat ini membahas tentang rencana kerja disnaker untuk tahun 2021, dan evaluasi kinerja Dinasker di triwulan kedua tahun 2020.

Tahun 2020, Dinasker mendapatkan alokasi anggaran sebesar 3,1 milyar rupiah, dengan empat program rencana kerja tahun 2021. Meliputi program pengelolaan administrasi perkantoran, program peningkatan kualitas produktivitas tenaga kerja, program peningkatan kesempatan kerja, dan program perlindungan lembaga ketenagakerjaan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Tabalong Syaiful Ikhwan menjelaskan bahwa, program kerja tahun 2021 masih sama, yakni fokus terhadap pelatihan keterampilan. Ia juga menambahkan tahun ini ada dua perusahaan yang ingin bekerja sama dengan blk, khususnya kejuruan las. Namun adanya pandemi covid-19 maka pelatihannya ditunda.

“Ada kegiatan yang tetaplah, prioritas kita pelatihan keterampilan dan kompetensi, pelatihan kepada masyarakat, produktivitas kemudian perlindungan terhadap tenaga kerja kita.kami sampaikan bahwa beberapa kegiatan yang tertunda, berkaitan dengan adanya pandemic covid-19 ini. Kita sebenarnya sudah menjalin kerjasama dengan dua perusahaan yang beroperasi di tabalong terutama PT. Sarana Baja kemudian PT. Pama persada ini kaitannya dengan pelatihan kejuruan las” kata Syaiful Ikhwan

Ketua Komisi Satu DPRD Tabalong Supriani mengatakan, pihaknya siap mendukung program kerja disnaker, terutama dalam hal pelatihan keterampilan di blk. Pihaknya juga memaklumi ditundanya sebagian kegiatan pelatihan di tahun 2020, karena pandemi covid-19.

“Hari ini rapat kerja dengan dinas tenaga kerja kabupaten tabalong, yang focus pembicaraan tadi tentang rencana kerja tahun anggran 2021. kalau yang terkendala itu mereka sudah memprogramkan kegiatan keterampilan, kerjasamanya itu sudah realisasikan tinggal pelaksanaan, tapi covid-19 sedang berlangsung artinya dananya sudah tereliminasi untuk covid-19. Jadi itu salah satu sebab pelatihan tertunda khususnya di blk.” Ucap Supriani

Di tahun 2020 ini, disnaker menunda pelaksanaan pelatihan keterampilan tahap dua yang seharusnya dilaksanakan sejak bulan april lalu. Penundaan dikarenakan pandemi covid-19. (Maimun)

Tinggalkan Balasan

Next Post

Ketua Komisi 1 DPRD Tabalong Minta Disnaker Sesuaikan Pelatihan Dengan Kebutuhan Pasar

Jum Jun 26 , 2020
Tabalong – Komisi Satu DPRD Tabalong meminta Dinas Tenaga Kerja berinovasi pada pelatihan keterampilan yang tersedia di balai latihan kerja. Hal ini disampaikan dalam rapat kerja antara Komisi Satu DPRD Tabalong bersama Dinas Tenaga Kerja pada 23 Juni 2020. Dalam kesempatan ini Ketua Komisi Satu, Supriani, meminta agar Dinasker berinovasi […]