Rabaniah, Pemimpin Perempuan Asal Desa Manduin

TVTABALONG – Perjuangan Raden Ajeng Kartini berhasil membawa peran kaum perempuan diperhitungkan di masa kini. Sehingga di era modern seperti sekarang, menjadi seorang pemimpin bukan lagi halangan bagi kaum perempuan. Salah satunya Rabaniah. Ia telah mengemban kepercayaan dan tanggungjawab sebagai kepala desa manduin, Kecamatan Muara Harus, selama dua periode sejak tahun 2011 silam.

Rabaniah menceritakan, semenjak kecil ia berkeinginan memajukan desanya yang tergolong sebagai desa tertinggal. Keinginannya tersebut, ia tuangkan ke dalam sebuah puisi berjudul desaku kelahiranku, yang menggambarkan bagaimana caranya seorang perempuan ingin memajukan desanya.

Beranjak dari hal tersebut, keinginan perempuan berusia 51 tahun ini untuk memajukan desanya semakin hari semakin bertambah. Untuk dapat mewujudkan mimpinya tersebut, Rabaniah pun mencalonkan diri sebagai Kades Manduin di tahun 2008, namun tidak terpilih dan diangkat menjadi kepala Seksi Pemerintah Desa Manduin. Di samping itu, Rabaniah juga aktif sebagai Kader di desa.

Dari segudang pengalaman yang ia dapatkan, Rabaniah menjadi lebih mengetahui Pemerintahan Desa, baik dari administrasi maupun pelayanan terhadap masyarakat. Tiga tahun kemudian, Rabaniah kembali mencalonkan diri sebagai kades dan akhirnya terpilih untuk periode pertamanya.

Ibu dari dua orang anak ini menceritakan, sebagian masyarakat sempat meragukan amanah yang diembannya sebagai Pemimpin Desa, karena posisinya sebagai perempuan. Namun lambat laun, masyarakat mulai memahami adanya kesetaraan gender, tidak ada perbedaan antara kepemimpinan perempuan dengan laki-laki, karena menurutnya yang terpenting ialah sosok pemimpin mampu melaksanakan tugasnya dengan baik.

Tingginya pemahaman warga tentang kesetaraan gender di desa manduin ini, terlihat dengan terpilihnya kembali rabaniah sebagai kepala desa di tahun 2019 lalu. Selama dua periode menjabat kades manduin, rabaniah mengaku tidak mengalami kesulitan, pasalnya ia sudah mendapat pengalaman semenjak menjabat kasi pemerintahan, hingga kades di periode pertamanya. Selain itu, ia juga berusaha memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, baik siang hari maupun malam hari.

Rabaniah pun mengaku tertantang ketika ia harus menyamakan posisinya dan mampu bersaing dengan kepala desa laki-laki, terutama dalam memberikan pelayanan prima bagi masyarakat. Tak hanya sebagai pemimpin di desa manduin, Rabaniah juga terkenal dengan keahliannya berturai pantun, di kalangan masyarakat. (Alfi Syahrin).

Next Post

Si Kartini Milenial Peracik Kopi

Kam Apr 22 , 2021
TVTABALONG – Berprofesi sebagai seorang barista, atau peracik kopi, menjadi pilihan Lily Putrian, di tengah kesibukannya sebagai pelajar sekolah menengah atas di Kecamatan Pugaan. Profesi ini ia geluti sejak ia masuk SMA, tepatnya pada tahun 2019 lalu. Lily Putrian menjadi barista perempuan termuda di wilayah ini. Kecintaannya terhadap kopi sejak […]