PPKM Level 3 Tempat Ibadah Boleh Dibuka, Ini Syaratnya…

TABALONG – Selama penerapan PPKM level tiga, satgas penanganan covid-19 Tabalong mengatur berbagai kegiatan sosial termasuk kegiatan ibadah. Aturan tertuang dalam surat edaran Bupati Tabalong nomor 20 tahun 2021. Selain itu aturan beribadah di masa PPKM level tiga juga tertuang dalam surat imbauan pimpinan daerah dewan masjid Indonesia Kabupaten Tabalong.

Dalam kedua dasar aturan tersebut, disebutkan bahwa kegiatan di rumah ibadah hanya boleh diisi jamaah sebanyak 25 persen dari kapasitas ruangan. Hal ini berlaku untuk semua jenis rumah ibadah. Selain itu pengurus rumah ibadah juga diwajibkan membentuk petugas pengawas protokol kesehatan.

Terkait pemberlakuan di rumah ibadah kita berharap bahwa seperti apa yang telah disampaikan oleh pemerintah dalam hal ini kami dari kementerian agama bagaimana agar pelaksanaan ibadah baik di semua rumah ibadah baik masjid mushalla majelis gereja kemudian pengurus pure wihara agar pelaksanaan kapasitas jemaah itu hanya 25 persen dari ruangan yang tersedia(01:07)kita berharap 25 persen dari kapasitas ruangan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat agar jangan sampai kita menjadi klaster penyebaran covid 19 di rumah ibadah.” Kata Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kemenag Tabalong, Sahidul Bahri.

Selain itu, pada pelaksanaan khutbah juga hanya boleh dilakukan maksimal 15 menit. Pengurus rumah ibadah juga diminta rutin melakukan disinfeksi, untuk mensterilkan rumah ibadah. (Al Munawarah).

Next Post

Stok Oksigen Menipis, RSUD HBK Maburai Tidak Terima Pasien Luar Daerah

Sen Agu 2 , 2021
TABALONG – Dalam enam hari terakhir, terjadi peningkatan jumlah pasien di RSUD Haji Badaruddin Kasim, dengan indikasi covid-19. Peningkatan jumlah pasien ini membuat ruangan isolasi  dan UGD rumah sakit over kapasitas. Sehingga sebagian pasien harus dirawat di luar ruangan. Akibat peningkatan jumlah pasien, saat ini pihak manajemen rumah sakit bahkan […]