PPKM Level 3 Tabalong Akan Berakhir, 3 Indikator Ini Jadi Bahan Evaluasi

TABALONG – Pada 8 Agustus, PPKM level tiga di Tabalong akan berakhir. namun belum dapat dipastikan PPKM level tiga diperpanjang atau diturunkan. penentuan ini didasari Asesmen Menteri Kesehatan yang meliputi tiga indikator. salah satunya jumlah terkonfirmasi positif, 150 pasien per 100ribu penduduk. sedangkan di Tabalong sendiri dalam beberapa hari terakhir angka pasien covid-19 dalam perawatan dinamis, dimana pada 5 Agustus hanya tersisa 132 pasien.

Jubir satgas penanganan covid19 Tabalong, dokter Taufiqurrahman Hamdie menjelaskan, jika dibandingkan antara jumlah pasien dalam perawatan serta rasio Kemenkes, Tabalong masih dalam kategori aman. Namun ia menegaskan justru angka kematian dan keterisian di rumah sakit meningkat. Padahal hal tersebut juga menjadi indikator penentuan PPKM.

 “Nah perkembangan ini kan dari segi pasien itu hanya 130.n insyaAllah naNti tanggal 9 mudah-mudahan menurun lagi di bawah 100, tetapi itu dari segi indicator pasien yang di rawat tetapi yang membuat kita agak berat ini adalah angka kematian kita yang masih tinggi, yang kedua adalah tingkat keterisian dirumah sakit mudah mudahan juga disamping kasus ini menurun pasien yang dirawat dirumah sakit juga harus mengalami penurunan.” Kata Jubir Penanganan Covid-19, dr. Taufiqurrahman Hamdie.

Level PPKM berdasarkan kasus kematian dan keterisian rumah sakit untuk dapat menurun adalah, jumlah kematian di angka 1-5 per minggu, serta jumlah keterisian rumah sakit maksimal 75% . (Gazali Rahman).

Next Post

Angka Kematian Covid-19 Meningkat, Satgas Covid-19: Jaga Keluarga Dengan Terapkan Protkes Ketat

Sen Agu 9 , 2021
TABALONG – Angka kematian akibat paparan covid-19 terus meningkat. Tercatat hingga 5 Agustus lalu, angka kematian akibad covid-19 mencapai 24 orang. Dari  kasus kematian tersebut didominasi dari pasien dengan komorbid atau penyakit penyerta. Seperti hipertensi, diabetes, panyakit paru, penyakit jantung, dan demam berdarah. Jubir satgas penanganan covid-19, dokter Taufiqurrahman Hamdie […]