Polres Tabalong Amankan 16,24 Gram Sabu dan Belasan Tersangka

TVTABALONG – Kepolisian Resort Tabalong mengamankan
16,24 gram sabu-sabu dari hasil Operasi Antik Intan tahun 2019, yang digelar selama 14
hari dari 14 hingga 27 Oktober 2019. Narkotika golongan satu tersebut,
diamankan dari tangan 14 orang tersangka.

Melalui press release yang digelar Polres Tabalong
30 Oktober 2019, kapolres tabalong AKBP Hardiono menyampaikan, dari 14 orang
tersangka. 11 diantaranya bukan
target operasi dan 3 orang
lainnya telah menjadi target operasi. Yaitu JO
(23) warga Desa Muang Kecamatan Jaro, H
(33) warga Desa
Hariang Kecamatan Banua Lawas, dan M (26) warga Desa Mundar Lampihong.

Kapolres Tabalong AKBP Hardiono menjelaskan, dari 14 orang tersangka, pihaknya
berhasil mengamankan 4 orang pengedar. Ia mengapresiasi hasil Operasi Antik
Intan yang dilakukan personel jajaran Polres Tabalong ini. Hardiono juga
mengapresiasi peran aktif masyarakat, yang membantu memberikan informasi dalam
mendukung pemberantasan narkoba di Bumi Sarabakawa.

 “satu sisi saya bersyukur adanya tangkapan, sisi lain saya bersedih ternyata masih banyak peredaran sabu di Tabalong. Hingga pelaksanaan operasi, secara total barang bukti yang bisa kita sita dari 12 tersangka, itu berjumlah 16, 24 gram sabu-sabu. Jumlah yang lumayan besar untuk kelas kabupaten kita ini” terang AKBP Hardiono

Berdasarkan Pasal 112 ayat 1 Undang-Undang Ri Nomor 35 tahun 2009, setiap orang yang tanpa hak
atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotika
golongan satu
bukan tanaman, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling
lama 12 tahun, serta pidana denda paling sedikit Rp 800 juta, dan paling banyak Rp 8 miliar.

Next Post

40 Pejabat Pengawas Pemkab Lulus Diklatpim IV

Jum Nov 1 , 2019
TVTABALONG – Sebanyak 40 Pejabat Pengawas Lingkup Pemerintah Kabupaten Tabalong menyelesaikan Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (Diklatpim) Tingkat IV angkatan 39, Jumat (1/11/2019). Sebelumnya, peserta telah menyelesaikan pendidikan selama 99 hari, dari 18 juli sampai 1 november 2019. Sekretaris Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Akhmad Bagiawan, menuturkan, […]