Pernikahan Meningkat, Stok Buku Nikah Sejumlah KUA di Tabalong Sempat Kosong

TABALONG – Di tengah pandemi covid-19, sejumlah kantor urusan agama di tabalong justru menerima peningkatan permohonan pernikahan. Hal ini menyebabkan sejumlah kua mengalami kekosongan stok buku nikah.

Peningkatan permohonan pernikahan ini terjadi di beberapa kecamatan seperti Kecamatan Tanjung, murung pudak, banua lawas, dan haruai. Kepala KUA Murung Pudak, Padhli menjelaskan, KUA Kecamatan Murung Pudak saat ini mengalami kekosongan stok buku nikah akibat meningkatkan pernikahan dalam beberapa waktu terakhir.

“kekosongan buku nikah pada dasarnya karena masukan atau amprah mungkin dari bimas ke kanwil itu ada kesalahan waktu pengamprahan akhirnya buku nikah itu kekosongan tetapi kekosongan ini beberapa KUA yang nikah nya lebih banyak yang pertama kecamatan murung pudak kemudian KUA tanjung KUA Tanta kelua HARUAI Banua lawas nah yang lainnya nikahnya itu kurang jadi buku nikah itu ada cuman kami kada bisa mengambil ke kua yang masih ada buku nikah karena buku nikah itu berurutan punya seri dan no.” Kata Kepala KUA Murung Pudak, Padhli.

Padhli menjelaskan, kekosongan stok buku nikah di KUA Murung Pudak terjadi sejak 7 Agustus. Ia pun memperkirakan stok buku nikah akan tersedia kembali paling lambat pada awal Oktober mendatang. (Al Munawarah).

Next Post

Kartu Nikah Digital Sudah Diterapkan, Pengantin Dapat Download Melalui Barcode

Kam Sep 2 , 2021
TABALONG – Kantor urusan agama di Tabalong mulai menerbitkan kartu nikah digital sejak akhir 2020, bagi pasangan pengantin. Kartu nikah tersebut sebagai bukti identitas pernikahan yang memiliki banyak manfaat. Seperti dapat digunakan untuk mengakses data pasangan suami istri dengan lebih cepat, karena mengandalkan teknologi. Sehingga pasangan suami istri tidak perlu […]