Permudah Deteksi Covid-19, Komisi I DPRD Tabalong Usulkan Pengadaan Alat PCR

Tabalong – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tabalong, menggelar rapat koordinasi awal tahun bersama Komisi Satu DPRD Tabalong pada 7 januari 2020 di mabuun. Rapat ini, komisi satu dprd tabalong mengusulkan pengadaan Alat PCR atau Polymerase Chain Reaction.

Selama ini di Tabalong, alat PCR hanya dimiliki rumah sakit rujukan pemeriksaan covid-19 serta sejumlah rumah swasta. Sehingga memakan waktu dalam proses pemeriksaan sampel swab, lantaran panjangnya antrian dari berbagai daerah.

Ketua Komisi Satu DPRD Tabalong Supriani menilai, hal tersebut menjadi permasalahan Tim Gugus Tugas Dalam Menangani Pandemi Covid-19. Selain itu pemeriksaan sampel dengan waktu singkat melalui rumah sakit atau klinik swasta membutuhkan biaya besar, sehingga membebani masyarakat kurang mampu.

 “Setengah bulan 14 hari katanya paling cepet, nah dengan alasan itu aja jadikan hasil datang orangnya dinyatakan sembuh lalu artinya 1 orang aja kita menunggu sampai sekian hari latar belakang itu yang menyebabkan kenapa sih kita tidak membeli saja PCR itu, jadi biar cepat menanganinya jadi masuk hari ini esok sudah tau psitif atau tidak.“ kata Supriani

Juru bicara tim guus tuga percepatan penanganan covid ninten tabalong, dokter Taufiqurrahman Hamdie menyampaikan usulan tersebut selaras dengan rencana tim gugus tugas. Terutama dalam upaya meringankan beban rumah sakit daerah dan efisiensi kinerja tim satgas dalam pemeriksaan sampel. Selain itu menurutnya, pengadaan alat PCR dapat memaksimalkan pelayanan di RSUD Usman Dundrung sebagai pusat penanganan covid-19 tbalong.

“Jadi dalam rangka kita mengoperasionalkan covid center memang nanti covid center akan di lengkapi, dengan peralayan yang lebih supaya pelayanan sana lebih terfokos tidak membebani RSUD lagi sehingga komponen-komponen peralatan sampai PCR tu perlu kita tingkatkan itu sebetulnya dalam kontek meaktifkan covid center.’ kata dr. Taufiq

Dokter taufiqurrahman juga mengatakan, pengadaan laboraturiom beserta alat pcr memerlukan biaya sekitar lima milyar rupiah. Sehingga  proses usulan tersebut nantinya akan di sampaikan pihaknya kepada pimpinan daerah, sebagai pembuat keputusan dan pertimbangan lebih lanjut.

Next Post

Serah Terima Jabatan Wakapolres Tabalong & Kapolsek di 5 Kecamatan

Sel Jan 12 , 2021
Tabalong – Sebanyak 10 orang pejabat Polri mengikuti upacara serah terima jabatan dan sumpah janji pejabat di lingkungan polres tabalong, pada Senin 11 Januari 2021. Sertijab dilakukan untuk posisi jabatan Wakapolres Tabalong, Pama Polres Tabalong, Kapolsek Pugaan, Kapolsek Muara Uya, Kapolsek Haruai, Kapolsek Muara Harus, dan Kapolsek Upau. Dari 10 […]
error: