Penjualan Bendera Merah Putih Sepi di Tabalong, Pedagang: Semoga Covid-19 Berakhir

TABALONG – Jelang perayaan Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-76, para penjual musiman  bendera merah putih ramai di Kota Tanjung sejak pertengahan Juli lalu. Beragam jenis seperti bendera merah putih, umbul-umbul, dan souvenir kemerdekaan lainnya menghiasi sisi jalan kota Tanjung. 

Salah seorang pedagang bendera, Niah yang selalu berjualan jelang 17 Agustus mengaku, omsetnya untuk tahun ini menurun. Hal dikarenakan peringatan kemerdekaan ditengah pandemi tak dilaksanakan semeriah sebelumnya.

“Penjualan jauh turun kada kayak tahun biasanya, sepi. Mungkin  gara-gara ini kalo covid. “Biasanya omzetnya berapa perhari cil?” Kalau biasanya sih dapat sampai satu juta, kalau wahini palingg 2, 3 ratus” Kata Niah,Pedagang Bendera.

Tidak berbeda dengan  pedagang lainnya, Arif  yang selalu berjualan pada momen 17 Agustus sejak 4 tahun lalu mengaku, penjualan tahun ini juga menurun.

“Untuk musim ini ya agak sedikit kurang lah daripada tahun-tahun sebelumnya. “Omzet per harinya berapa pak?” Rata-rata masih di atas 500 bisa juga satu juta untuk awal bulan ini. “kalau tahun kemarin seperti apa Pak?”  kalau tahun kemarin bisa sampai satu setengah,  dua bisa” Kata Arif,Pedagang Bendera.

Para pedagang berharap, agar pandemi covid-19 segera berakhir, dan kegiatan jual beli dapat berjalan normal seperti biasanya, sehingga dapat meningkatkan omzet penjualan mereka kembali. (Maria Ulfah).

Next Post

Ternak Ayam KUB, Prospek Usaha Menjanjikan

Sen Agu 9 , 2021
TABALONG – Inilah kandang peternakan Ayam Kampung Unggul Balitbangtan, atau Ayam Kub, milik Dwi Susilo warga Desa Kambitin Raya, Kecamatan Tanjung. Dwi Susilo mulai beternak ayam KUB sejak awal tahun 2019, dan hasilnya cukup menjanjikan. Hal ini menarik minat warga yang lain, hingga Dwi Susilo bersama sejumlah warga tersebut membentuk […]