Penggunaan Masker Bukan Karena Virus Corona Menular Lewat Udara

Tabalong – Tim Gugus Tugas Covid-19 Tabalong memastikan, covid-19 tidak menyebar melalui udara atau airborne. Hal ini disampaikan Juru Bicara Covid-19 Tabalong Dokter Taufiqurrahman Hamdie, pasca banyaknya masyarakat yang salah mengerti tentang cara penularan virus corona.

dokter Taufiq mempertegas, saran penggunaan masker oleh WHO dan kementerian kesehatan, bukan berarti penularan terjadi melalui udara atau airborne. Melainkan untuk meminimalisir penularan virus corona antar manusia, melalui droplet yang dikeluarkan penderita saat batuk, bersin maupun berbicara. Pasalnya tidak semua penderita covi-19 dapat dideteksi sejak awal, karena banyak juga penderita yang tidak menunjukkan gejala.

“pakai masker ini bukan untuk menghindari virus virus di udara tapi untuk menghindari orang yang dekat atau ketemu dengan orang yang menularkan atau memercikkan droplet dari tubuhnya, itu sebetulnya, yang dihindari adalah droplet atau bersin tatkala spontan ada orang disekitarnya bukan melindungi dari beterbangannya virus  di udara, ini yang perlu dipahami oleh masyarakat.” Kata dr. Taufiq

Secara teori percikan droplet dari batuk atau bersin penderita virus corona, mentebar dalam jarak sekitar 1,8 meter, dan bisa bertahan dalam kurun waktu dua hingga 5 menit, tergantung suhu dan kelembaban udara di lokasi tersebut. Itulah sebabanya masyarakat harus menjaga jarak, serta selalu menggunakan masker saat harus kelaur rumah, agar tetap aman terhindar dari virus tersebut. (Rangga)

Tinggalkan Balasan

Next Post

Aksi Peduli Covid-19, PGRI Tabalong Bagikan Ratusan Masker

Sel Mei 5 , 2020
Tabalong – Meski diguyur hujan, sebanyak 14 orang pengurus PGRI Kabupaten Tabalong , tetap semangat membagikan masker di pasar mabuun pada 2 mei 2020. Masker sebanyak 300 dibagikan pada masyarakat, sebagai upaya dalam mencegah penyebaran covid-19. Aksi pembagian APD masker oleh pengurus PGRI Tabalong ini, merupakan bentuk kepedulian terhadap pandemi […]