Pengamat Ekonomi Harap Kegiatan Pemerintah Mampu Bangkitkan Ekonomi Warga

Tabalong – Dalam beberapa bulan terakhir, masyarakat harus dihadapkan dengan kenaikan sejumlah bahan pokok. Mulai dari minyak goreng, kedelai, ayam dan daging, gas LPG, hingga bumbu dapur seperti bawang merah.

Kondisi labilnya perekonomian ini, tentu berdampak negatif pada sejumlah golongan masyarakat. Terlebih saat ini tabalong berstatus dalam ppkm level tiga, yang dapat menghambat jalannya perekonomian di sektor perdagangan di kalangan masyarakat.

Pengamat ekonomi, Doktor Wahyu Wibowo menilai, pemerintah memiliki kemampuan dalam mengendalikan kondisi perekonomian saat ini, baik pemerintah pusat maupun daerah. Wakil ketua stit syeikh muhammad nafis tabalong ini menjelaskan, pemerintah sebagai pemegang APBD, bisa memanfaatkannya untuk menjalankan pembangunan berbasis padat karya.

Dengan sistem padat karya, pembangunan melibatkan masyarakat sekitar. Sehingga akan menimbulkan efek berganda atau multiflier terhadap perekonomian masyarakat. Ia menambahkan dengan sistem padat karya, kegiatan belanja APBD berdampak luas pada masyarakat, sehingga tidak ada monopoli dari pihak tertentu.

“Pandemi covid19 ini kan memang masih belum bisa dipastikan kapan berakhir, nah untuk itu secara nasional, kita berharap pertumbuhan ekonomi baik nasional maupun di lokal ini bisa di stimulasi khususnya oleh pemerintah, dalam hal ini kita berbicara Tabalong, pemerintah daerah perlu bekerja keras, bekerja serius, bagaiman menciptakan sebuah kegiatan kegiatan perekonomian yang padat karya, tentu juga melaui kegiatan kegiatan apbd, itu bisa menimbulkan impect atau multiplier effect terhadap perekonomian masyarakat, bisa di distribusikan secara adil melalui kebijakan kebijakan yang bisa merata, sehingga APBD itu juga belanja apbd yang khsusnya terhadap masyarakat memiliki dampak yang luas, jangan sampai ada monopoli oleh pihak-pihak tertentu” Kata Wahyu Wibowo, Pengamat Ekonomi.

Saat ini pemerintah tengah gencar menumbuhkan perekonomian dari sektor hijau, seperti dari sektor pertanian, perkebunan dan peternakan. Jika upaya pengembangan ekonomi di sektor hijau ini didukung penuh oleh semua kalangan, termasuk masyarakat dan swasta, wahyu meyakini dapat memperbaiki ekonomi Tabalong dengan cepat. (Muhammad Ariadi).

Next Post

MOU BNI – Pemkab Tabalong Mudahkan Warga Bayar Pajak

Sel Mar 8 , 2022
Tabalong – Pemerintah Kabupaten Tabalong menandatangani MOU dengan BNI terkait pemanfaatan fasilitas pelayanan perbankan untuk meningkatkan pendapatan asli daerah pada 7 Maret 2022. Menindaklanjuti penandatangan nota kesepahaman ini, badan pendapatan daerah Tabalong sebagai SKPD teknis, akan melakukan penyusunan perjanjian kerjasama secara detail dengan BNI. Kepala badan pendapatan daerah Tabalong, Nanang […]