Pasca Banjir, Sayuran Mengalami Kenaikan Harga

MURUNG PUDAK – Harga beberapa jenis sayuran di pasar mengalami kenaikan. Rabu (20/01).

Kenaikan tarjadi lantaran pasokan sayur ke Tabalong berkurang. Pasalnya sebagian kebutuhan sayur dipasok dari Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Namun banjir merendam hampir seluruh wilayah di kabupaten tersebut, sehingga pasokan sayur berkurang dan menyebabkan harganya naik di pasaran Tabalong.

Kenaikan terjadi pada beberapa jenis sayur seperti sawi, bayam, kacang panjang dan terong. Kenaikan harga pun juga bervariasi, dan rata-rata hampir mencapai 2 kali lipat dari harga biasanya.

Pedagang sayur di pasar flambon Johan mengatakan, ladang pemasok sayuran mengalami kerusakan akibat banjir, sehingga pemasok khususnya dari Hulu Sungai Tengah mengalami kesulitan, dan harga sayur naik dari biasanya.

Karena katanya lahan sawi itu terbawa banjir jadi tersisa tidak begitu banyak lagi. (pemasok sayur dari mana?) dari Barabai. Sangat-sangat sulit untuk mencari barang-barang sayur ini, pembeliannya sendiri memang agak lancar walau begitu langka barangnya.” Pungkasnya.

“Kebanyakan masyarakat beli sayur karena murah seperti bayam dan kangkung cuman itu aja, bayam ada kenaikan kalau kangkung masih stabil.” Tambah Johan.

Meski beberapa sayur yang mengalami kenaikan harga, namun ada juga bahan makanan lainnya yang masih stabil. Seperti kol, tahu tempe, bawang merah, bawang putih, jahe, kencur, dan lainnya. (Maimun)

Next Post

Disperindag Pastikan Stok Pangan di Pasaran Masih Stabil

Jum Jan 22 , 2021
TABALONG – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tabalong, Rabu (20/01). Menghimbau masyarakat untuk tidak panik dan khawatir terkait ketersediaan bahan pangan maupun komoditas tertentu di pasaran, pasca banjir yang melanda kalimantan selatan. Kepala DIPERINDAG Tabalong Husin Ansari menegaskan aktivitas jual beli atau perdagangan di kabupaten Tabalong masih berjalan normal. “Kemarin […]