Pasar Ikan Tanjung Disemprot Disinfektan

Tabalong – Usai dibersihkan, Los Ikan di Pasar Bauntung Tanjung disemprot dengan cairan disinfektan. Penyemprotan dilakukan oleh Dinas Kesehatan Tabalong, sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona di Tabalong, salah satunya dilokasi seperti ini.

Selain penyemprotan, Dinas Kesehatan juga memasang spanduk yang berisi imbauan agar pedagang dan pembeli selalu menjaga kebersihan pasar. Staf P2PM Dinas Kesehatan, Muhammad Wahyuni mengatakan, kegiatan ini mecegah penyebaran bakteri, terutama di wilayah yang berpotensi besar jadi tempat berkembangnya bakteri, seperti pasar ikan.

”Pelaksanaan ini nanti akan kami berikan lagi pelajaranya kepada pengelola pasar nantinya agar kegiatan ini jangan cumansatu kali tapi nanti akan melanjutkan mungkin setiap dua kali sehari setelah kegiatan pasar selesai.” Jelas Wahyuni.

Dalam hal ini Dinas Kesehatan menyediakan larutan disinfektan, dan akan memberikan pelatihan bagi petugas UPT Pasar yang akan ditunjuk untuk membantu melakukan penyemrotan. Pihakya juga berharapa pengelola pasar menyediakan tempat cuci tangan beserta sabun agar memudahkan pengunjung mencuci tangan.

”Jadi dengan adanya kebersihan ini sebenarnya kami rutin melaksanakan paling tidak tiap bulan atau dua minggu sekali dimana kebersihan pasar ini dikelola dinas kebersihan dinas lingkungan hidup berkerja sama dengan disperindag dan saya sebagai kepala upt pasar yang bertangung jawab langsung.” Kata Yusuf Mandala, Kepala UPT. Pasar.

Mandala berharap aksi kebersihan juga dilakukan pedagang, untuk membersihkan lapaknya masing-masing. Sehingga memudahkan petugas UPT Pasar menjaga kebersihan. (Munawarah)

Next Post

Komisi 1 DPRD tinjau SD Duyun Yang Rusak

Sab Mar 21 , 2020
Share on Facebook Tweet it Share on Google Pin it Share it Email Tabalong – Berawal dari laporan masyarakat terkait kerusakan SD Negeri Duyun Kecamatan Bintang Ara, Komisi Satu DPRD Tabalong mengajak Dinas Pendidikan untuk meninjau lokasi tersebut pada 17 Maret 2020. Tinjauan dilakukan untuk memastikan laporan yang diterima komisi […]
error: