Pangkas Birokrasi Pelaporan Data, Aplikasi RT Cegah Covid-19 Disosialisasikan

TVTABALONG – Dinas kesehatan bersama dinas komunikasi informatika dan statistik Kabupaten Tabalong, mensosialisasikan teknis penggunaan aplikasi rt cegah covid 19 Tabalong, pada 25 Maret 2021. sosialisasi diberikan pada Tiga Pilar dan Para Kepala Puskesmas se Tabalong, di Gedung Sarabakawa Tanjung.

Dalam sosialisasi ini, dinas kesehatan juga menyampaikan tugas pokok Ketua RT, dalam operasional posko PPKM mikro di daerahnya masing-masing. Karena seluruh tugasnya sudah terakomodir didalam aplikasi ini.

Kepala dinas kesehatan Tabalong, dr Taufiqurrahman Hamdie menuturkan, salah satu tugas pokok Ketua RT yaitu memantau warganya yang bergejala atau terindikasi covid 19. Kemudian dilaporkan pada tim surveylance melalui aplikasi, sehingga tim tenaga kesehatan dapat menindaklanjutinya.

“Misalnya dia melakukan pemeriksaan mandiri, jadi Dia terlaporkan ke aplikasi tersebut, sehingga nanti laporan itu dibaca oleh tim kecamatan ataupun puskesmas, dan langsung tim sureylance puskesmas akan menindak lanjuti, apakah orang ini akan di tindak lanjut dengan pemeriksaan rapid antigen atau swab lagi, ataupun mengakomodir bagaimana mereka melakukan isolasi mandiri, nah apakah isolasi mandiri dapat dilakukan di rumah sendiri kalau memenuhi syarat, kalau tidak bisa di fasilitasi untuk di rujuk ke unit isolasi kita maupun rumah sakit.” Tuturnya.

Dalam sosialisasi ini, diskominfo Tabalong selaku Developer aplikasi ini, menginformasikan tata cara penginputan data maupun keterangan pelaporan secara langsung

melaui aplikasi ini. Kepala Diskominfo Tabalong, Pebriadin Hapiz berharap, aplikasi yang dicetuskan pihaknya tersebut dapat meringankan beban petugas posko PPKM mikro di lapangan, dengan sistem pelaporan yang lebih real time dan efisien.

 “Kita bisa memangkas selama ini birokrasi yang penuh dengan hirarki menjadi birokrasi yang efisien, system pelaporan kita mudah dapatkan secara realtime, kemudian update lebih cepet dan validasi dari temen temen di dinas kesehatan selaku super admin juga akan lebih akurat.” Terangnya. 

Tak hanya pelaporan orang yang bergejala, dalam aplikasi ini juga memuat pelaporan orang yang datang dari luar daerah atau luar provinsi selama satu kali 24 jam. baik kondisi kesehatan fisiknya, masa isolasinya maupun status sudah tervaksinasi ataupun belum atas pendatang terlapor. (Rangga)

Next Post

Jadi Wadah Konsultasi UMKM, Begini Program Kerja PLUT 2021...

Jum Mar 26 , 2021
TVTABALONG – Sejak berdiri pada Oktober 2020, pusat layanan usaha terpadu koperasi usaha mikro kecil dan menengah Kabupaten Tabalong, memberikan banyak layanan terhadap para pelaku usaha mikro yang ingin berkonsultasi terkait produk yang mereka miliki. beberapa pelayanan konsultasi yang ada di PLUT diantaranya, pelayanan kelembagaan dan izin usaha, pembiayaan, peningkatan […]