Pandemi Covid-19, MUI & Kemenag Tabalong Sepakat Tiadakan Shalat Jum’at

Tabalong – Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Tabalong bersama kementerian Agama Tabalong sepakat meniadakan shalat jumat berjamaah untuk wilayah kabupaten Tabalong. Kesepakatan ini merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi yang dipimpin Dandim 1008 Tanjung bersama Bupati dan Wakil Bupati Tabalong, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Kemenag dan MUI Tabalong, Dinas Kesehatan serta Kementerian Agama Tabalong pada 10 April 2020.

Rapat koordinasi membahas tentang surat edaran nomor enam tahun 2020, yang dikeluarkan oleh Kementrian Agama pusat pada 6 April 2020, terkait tata aturan pelaksanaan ibadah berjamaah selama covid-19. Mewakili Kementrian Agama Tabalong, Kepala Sub Bagian Tata Usaha,Haji Saidul Bahri,menyampaikan, surat edaran ini disampaikan kementrian pusat secara umum, sebagai panduan kepada pihak masyarakat, menyesuaikan kondisi keadaan daerahnya masing-masing.

“Kita dapat surat edaran nomor 6 dari pemerintah pusat, artinya secara umum itu tidak terbatas tentang keadaan masyarakat atau daerah masing masing apakah daerah itu zona kuning hijau atau merah, itu masih secara umum tinggal lagi menyesuaikan daerah masing masing menyesuaikan keadaan daerah tersebut.” Jelas Saidul.

Rapat koordinasi membahas tentang surat edaran nomor enam tahun 2020, yang dikeluarkan oleh Kementrian Agama pusat pada 6 April 2020, terkait tata aturan pelaksanaan ibadah berjamaah selama covid-19. Mewakili Kementrian Agama Tabalong, Kepala Sub Bagian Tata Usaha,Haji Saidul Bahri,menyampaikan, surat edaran ini disampaikan kementrian pusat secara umum, sebagai panduan kepada pihak masyarakat, menyesuaikan kondisi keadaan daerahnya masing-masing.

“Kita dapat surat edaran nomor 6 dari pemerintah pusat, artinya secara umum itu tidak terbatas tentang keadaan masyarakat atau daerah masing masing apakah daerah itu zona kuning hijau atau merah, itu masih secara umum tinggal lagi menyesuaikan daerah masing masing menyesuaikan keadaan daerah tersebut.” Jelas Saidul.

Ketua Mejelis Ulama Indonesia Tabalong, Sabilal Rusdi, menyampaikan bahwa telah dispekati shalat jumat berjamaah diganti dengan shalat zuhur dirumah masing-masing, hingga pandemi covid-19 dinyatakan usai. Hal ini dipustuskan lantaran tabalong masuk dalam zona merah pandemi covid-19.

Kegiatan shalat jum’at tetap ditiadakan sementara, sampai wabah virus corona dinyatakan telah pulih oleh pihak yang berwenang atau pemerintah,dan menggantinya dengan shalat zuhur di rumah masing-masing.” Kata Sabilal Rusdi.

Pernyataan yang disampaikan oleh kedua belah pihak ini, ditujukan kepada seluruh masyarakat , mengingat kondisi wilayah tabalong yang berada di lintas tiga provinsi, dan sudah dinyatakan sebagai zona merah dalam penyebaran wabah covid-19. Peniadaan shalat jumat diberlakukan sampai batas waktu yang ditentukan kemudian. Namun Haji Sabilal berharap,pandemi ini berakhir sebelum bulan suci ramadhan, agar kegiatan keagamaan bisa dilaksanakan kembali sebagai mana mestinya untuk umat muslim di wilayah Tabalong. (Rangga).

Tinggalkan Balasan

Next Post

MUI Tabalong Himbau Masyarakat Disiplin Ikuti Anjuran Pemerintah Terkait Pandemi Covid-19

Sel Apr 14 , 2020
Tabalong – Pemerintah Kabupaten Tabalong telah menyepakati untuk meniadakan shalat jumat untuk sementara waktu. Keputusan ini di tetapkan terkait tingkat mobilitas masyarakat yang tinggi, karena Kabupaten Tabalong terletak di lintas tiga provinsi, dan sudah di tetapkan sebagai zona merah dalam kasus pandemi covid 19. Ketua Mejelis Ulama Indonesia Tabalong,Haji Sabilal […]