MUI Tabalong Siapkan Kader Dalam Mengurus Jenazah

TABALONG – Selama 2 hari majelis ulama Indonesia Tabalong memberikan pelatihan penyelenggaraan jenazah baik laki laki maupun perempuan, di aula kantor MUI Tabalong. Para peserta pelatihan ini merupakan utusan majelis ulama yang ada di masing-masing Kecamatan .

Pelatihan penyelenggaraan Jenazah ini didasari karena minimnya orang yang memiliki pengetahuan dalam mengurus jenazah baik ditingkat Desa maupun Kecamatan, mulai dari memandikan, mengkafani, menshalatkan hingga memakamkan. Sehingga MUI Tabalong menganggap penting adanya kegiatan ini dengan menghadirkan narasumber yang sudah berpengalaman dan kompeten di bidangnya.

Ketua majelis ulama Indonesia Tabalong, Sabilarrusdi, mengatakan, pelatihan ini sebagai langkah untuk menambah kader dan bibit petugas penyelenggaraan jenazah, yang ada di masing masing kecamatan. Sehingga kurangnya petugas dapat teratasi dengan pelatihan ini.

“Untuk menambah kader dan bibit petugas yang memandikan dan mengkafani, sehingga kasus kurangnya petugas ini akan bisa terjawab atau bisa ditambah petugasnya di kabupaten TABALONG, yang kedua dengan pelatihan ini maka pelaksanaan memandikan dan mengkafani dapat dilakukan sesuai dengan sunnah, sehingga dengan pelatihan ini mereka akan menerima kegiatan itu secara teori yang didasari dari landasan quran dan hadist, tidak hanya sekedar meniru” Kata Sabilarrusdi, Ketua Mui Tabalong.

Pelatihan yang dilaksanakan ini menggunakan media teori serta praktek. Salah seorang peserta pelatihan, halimaturrabi’ah, mengaku senang bisa mengikuti pelatihan ini. Meki sebelumnya ia sudah sering mengurus jenazah di masyarakat, namun ia merasa masih kurang keilmuan untuk memimpin pengurusan jenazah tersebut.

“saya selalu peserta pada hari ini sangat antusias dan menerima dengan baik hasil hasil pelatihan pada hari ini walaupun masih separo, (sebelumnya sudah pernah ikut mengurus jenazah dimasyarakat?) sebelumnya biasa ikut membantu senior senior di masyarakat melaksanakan penyelenggaraan memandikan sekaligus mengkafani jenazah, tapi mungkin keinginan cara memandikan yang islami dan lebih sesuai dengan tuntunan syariat makanya menjadi motivasi kami untuk mengkuti pelatihan pada hari ini” Kata Halimaturrabiah , Peserta Pelatihan.

Para peserta yang mengikuti pelatihan ini sebanyak 20 orang laki laki dan 20 orang perempuan . Peserta yang mengikuti pelatihan ini rata rata didominasi oleh kaum muda, yang diharapkan dapat mengajarkan ilmunya terhadap masyarakat yang masih belum memahami dalam mengurus jenazah. (Muhammad Ariadi).

Next Post

72 PAUD Hingga SMA di Tabalong Terapkan Sekolah Ramah Anak

Rab Okt 20 , 2021
TABALONG – Sekolah yang ada di Tabalong terus didorong menjadi ramah anak. Sekolah ramah anak merupakan satuan pendidikan yang menjujung tinggi hak-hak pada anak, baik dari segi lingkungan yang nyaman, infrastruktur yang aman, hingga pola pendidikan yang tidak berfokus pada guru saja,namun melibatkan partisipasi dari anak-anak dalam proses pengajaran. Tujuan […]