MUI Tabalong Himbau Masyarakat Disiplin Ikuti Anjuran Pemerintah Terkait Pandemi Covid-19

Tabalong – Pemerintah Kabupaten Tabalong telah menyepakati untuk meniadakan shalat jumat untuk sementara waktu. Keputusan ini di tetapkan terkait tingkat mobilitas masyarakat yang tinggi, karena Kabupaten Tabalong terletak di lintas tiga provinsi, dan sudah di tetapkan sebagai zona merah dalam kasus pandemi covid 19.

Ketua Mejelis Ulama Indonesia Tabalong,Haji Sabilal Rusdi,mengharapkan kepada warga Tabalong untuk disiplin mematuhi anjuran pemerintah tersebut. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya bersama mencegah penyebaran wabah covid nineteen di wilayah tabalong.

“Tentu semua pihak bersama sama untuk menanggulanginya misalnya tidak melakukan kegiatan shalat jumat kemudian menghindari kerumunan masa, kemudian lagi jangan keluar rumah kecuali ada keperluan yang penting dan mendesak,itu adalah salah satu dari anjuran pemerintah apabila anjuran itu kita sepakati bersama,kita patuhi bersama insyaAllah wabah virus corona ini akan segera pulih dan berlalu.” Ujar Sahbilal Rusdi.

Ajakan untuk disiplin patuhi anjuran pemerintah ini juga disampaikan oleh Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Regional Tabalong,Haji Ahmad Surkati,yang menjelaskan wewenang pemerintah sebagai ulil amri yang perlu dipatuhi kebijakannnya bagi umat muslim.

“Dan itu nyata nyata memang harus di ungkapkan oleh pihak yang berwenang, yakni pemerintah. Jadi ati’iullah waatii’u rasul wa ulil amri min kum itu taat lah kepada Allah dan rasul dan kepada ulil amri itu pemerintah, makna lain dari ulil amri itu juga ulama, nah Majelis Ulama Indonesia itu sudah mengemukakan hal hal yang sudah kita sepakati, dan kita taati agar kita bersama seluruh komponen yang ada di masyarakat kita menjaga mentaati dan memberlakukan apa yang memang sudah menjadi batasan batasan tadi.” Kata Surkati.

Tak hanya dari jajaran masyarakat, rasa prihatin mengenai ditiadakannya kegiatan berjamaah akibat pandemi covid-19, juga dirasakan oleh pihak Majelis Ulama Indonesia Tabalong. Namun mengingat masih ada cara lain pelaksanaan ibadah selama pandemi, majelis ulama tabalong menghimbau agar masyarakat tidak meremehkan wabah virus tersebut, serta  menunjukkan upaya bersama itu kuat, dalam menanggulangi penyebaran wabah covid-19 di wilayah Tabalong. (Rangga)

Tinggalkan Balasan

Next Post

Alhamdulillah!!! Warga Terdampak Covid-19 di Tabalong Akan Segera Terima Bantuan Beras

Sel Apr 14 , 2020
Tabalong – Pemerintah Kabupaten Tabalong akan segera menyalurkan bantuan bagi masyarakat Tabalong yang terdampak pandemi covid-19. Bantuan tahap pertama akan disalurkan dalam bentuk beras seberat 15 kilogram. Saat ini Dinas Sosial Tabalong tengah mendata jumlah masyarakat yang terdampak covid-19. Bantuan tidak berlaku bagi penerima PKH maupun penerima bantuan sembako. Bantuan […]