Meski Pandemi, Warga Kasiau Raya Tetap Produktif Bertani Karena Ini…

MURUNG PUDAK – Meski dilanda pandemi covid-19, warga Desa Kasiau Raya Kecamatan Murung Pudak, tetap produktif untuk mengembangkan potensi pertanian. Minggu (31/01).

Dengan mulai dilakukannya diversifikasi, atau keanekaragaman pertanian, mayoritas warga yang awalnya bertani padi dan berkebun karet, kini juga berkebun tanaman hortikultura.

Hal ini dikarenakan warga Desa Kasiau Raya mulai terbiasa menerapkan protokol kesehatan covid-19, sehingga warga tetap merasa nyaman saat beraktivitas.

Terlebih lagi desa ini ialah salah satu Kampung Tangguh Banua, yang merupakan program untuk upaya pencegahan dan penanggulangan covid-19 berbasis masyarakat, berada dibawah binaan Polsek Murung Pudak, Polres Tabalong.

“Selama pandemi menimpa di wilayah kabupaten tabalong, kasiau raya dalam satu tahun terakhir ini Alhamdulillah masyarakat bisa menjalankan protokol kesehatan yang diberlakukan oleh pemerintah. Awalnya masyarakat merasa tidak nyaman juga tapi setelah kita lakukan sosialisasi secara massif masyarakat bisa memaklumi dan bisa menjalankan apa yang kita arahkan, tapi tidak mengganggu juga di sektor…seperti sektor ekonomi mereka.” Beber Bhabinkamtibmas Desa Kasiau Raya, Bripka Budi Wahyono Menuturkan.

Kepala Desa Kasiau Raya, Adha Rayadi menuturkan, Kasiau Raya menjadi desa yang pertama kali peduli terhadap covid-19, pasca ditemukannya pasien kontrak erat saat awal pandemi lalu.

Pemerintah Desa pun langsung berupaya memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait pelaksanaan protokol kesehatan, dan melakukan berbagai kebijakan penanggulangan.

Pandemi di kabupaten tabalong itu ada di bulan maret, jadi di awal-awal bahkan desa untuk kabupaten tabalong yang pertama kali sangat care terhadap masyarakatnya, mementingkan masyarakatnya di desa kami. Jadi jauh-jauh hari kita sudah berupaya mengkondisikan masyarakat ini agar tetap continue melaksanakan protokol kesehatan, nah selain itu pemerintah desa juga melalui anggaran perubahan itu melakukan kebijakan-kebijakan.” Tuturnya.

Sedangkan kebijakan yang diambil melalui perubahan anggaran pemerintah desa ialah, BLT Dana Desa, pos jaga perbatasan desa, penyediaan tempat cuci tangan di fasilitas umum, pembagian masker dan handsanitizer, serta upaya persuasif di tengah kegiatan kemasyarakatan melalui program kampung tangguh banua. (Alfi Syahrin).

Next Post

Warga Kasiau Raya Diverifikasi Usaha, Guna Wujudkan Ketahanan Pangan Selama Pandemi

Rab Feb 3 , 2021
MURUNG PUDAK – Sebagai salah satu Kampung Tangguh Banua di Kabupaten Tabalong, Desa Kasiau Raya, Kecamatan Murung Pudak, memiliki program mewujudkan ketahanan pangan selama pandemi covid-19. Dengan mayoritas penduduk bekerja sebagai petani, dengan area persawahan mencapai 50 hektar, menjadi modal untuk mewujudkan ketahanan pangan di desa ini. Salah satunya ialah […]