Meski Pandemi Covid-19, Penjualan Sapi Kurban di Tabalong Meningkat

TABALONG – Penjualan hewan kurban, khususnya sapi, menjadi bisnis yang cukup menggiurkan. Pasalnya sapi untuk jenis bali bisa mencapai 15 hingga 25 juta rupiah per ekor, tergantung dari ukurannya. Sedangkan sapi jenis limosin yang mampu mencapai berat 1 ton, dapat terjual dengan harga dikisaran 60 juta rupiah.

Salah satu pedang sapi kurban, Punirin mengaku penjualan sapi kurban tahun ini meningkat jika dibandingkan tahun lalu. Pasalnya tahun ini sapi kurban yang ia jual laku hingga 50 ekor, dan tersisa 2 ekor.

 “karena permintaanya masih ada kemarin kan seminggu tu kan jadi 2 minggu sebelum anu tu kita datangkan lagi dari Sulawesi itukan 46 ekor, satu buah puso isinya 33 eh 35 satu buah truk  11 ekor kemarin tuh untuk lebaran tahun ini” Kata Punirin – Penjual Sapi Qurban.

Berbeda dengan Punirin, penjual sapi kurban, Rusmadi, mengaku penjualan sapinya tidak jauh berbeda dengan yang tahun lalu. Namun tahun ini merunutnya pembeli lebih memilih sapi dengan ukuran yang lebih besar. Sehingga sapi berukuran kecil miliknya masih tersisa.

 “tetap, hitungannya 55 tapi yang tedahulu tetinggal yang halusnya tetap ai 50, 54 hitungannya”  Kata Rusmadi- Penjual Sapi Qurban.

Rusmadi menjelaskan, penjualan kali ini lebih banyak didominasi pembeli dari luar Tanjung dan Murung Pudak. Sehingga ia mengaku kewalahan dengan pengantaran sapi yang lokasinya lumayan jauh. (M. Arie Arieyadi).

Next Post

Bupati Anang Ajak Warga Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Kam Jul 22 , 2021
TABALONG – Selasa pagi 20 Juli 2021, takbir berkumandang dari segala penjuru, termasuk Masjid Ash Shiratal Mustaqim Tanjung. Hal ini menandakan hari raya qurban bagi umat muslim, sekaligus sebagai seruan akan dilaksanakannya sholat Idul Adha 1442 Hijriah. Namun dikarenakan pandemi covid-19, sholat ied dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan, mulai dari […]