Melihat Cara Pemijahan Ikan Papuyu/Bentok Untuk Hasilkan Telur Maksimal

TABALONG – Pemijahan atau perkawinan buatan sering dilakukan pembudidaya ikan, agar produksi benih yang dihasilkan dapat maksimal. Seperti yang dilakukan Balai Benih Ikan Kambitin Raya Kecamatan Tanjung ini, pemijahan papuyu dilakukan dalam waktu satu malam yakni dengan cara induced breeding atau kawin suntik.

Pemijahan papuyu cenderung dilakukan di sepanjang musim penghujan, dengan frekuensi dua sampai tiga kali memijah. Jumlah telur yang dihasilkan pun  beragam, tergantung dari ukuran indukan papuyu. Indukan berukuran besar, satu ekor betina dapat menghasilkan 3 sampai dengan 4 ribu telur sekali pemijahan.

Pekerja teknis papuyu di Balai Benih Ikan Kambitin Raya, Saipul menjelaskan, untuk memilih indukan papuyu yang siap dipijahkan ada 2 hal yang sangat mudah untuk dikenali, pertama mobilitas ikan betina yang mulai lamban, dan ukuran tubuh atau perut yang mulai membesar.

Untuk memilih induk papuyu yang siap untuk kita pijahkan yang pertama itu kita melihat dari tubuhnya itu perutnya membesar gerakannya lamban dan juga warna kelamin agak kemerah-merahan. Sedangkan induk jantan itu berukuran panjang dan apabila di urut mengeluarkan cairan putih atau sperma.” Kata Pekerja Teknis Papuyu Bbi Kambitin, Saipul.

Saipul menambahkan, usai melakukan pemilihan pada indukan papuyu yang siap untuk di pijahkan, selanjutnya dilakukan penyuntikan ovaprim yang dicampur dengan aquades sebagai perangsang ovulasi. Dengan dosis 0,1 untuk betina dan 0,05 untuk papuyu jantan. (Gazali Rahman)

Next Post

Ini Syarat Baru Nikah di KUA Selama PPKM level 3

Kam Jul 29 , 2021
TABALONG – Sejak Senin 26 Juli 2021, Kabupaten Tabalong dianjurkan pemerintah pusat untuk melaksanakan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat, PPKM level tiga. Hal ini berpengaruh pada berbagai kegiatan masyarakat, termasuk kegiatan sosial khususnya pernikahan. Pelaksanaan pernikahan atau hajatan, hanya boleh diselenggarakan dengan dihadiri 25 persen dari kapasitas tempat acara. Menindaklanjuti aturan […]