Lebih Tinggi Dari UMP Kalsel, Inilah Nominal UMK Tabalong…

Tabalong – Komisi Satu DPRD Tabalong menggelar rapat bersama Dinas Tenaga Kerja, bagian Hukum Setda Tabalong dan Dewan Pengupahan Kabupaten Tabalong pada 13 November 2020. Rapat yang digelar di Graha Sakata Mabuun ini membahas terkait upah minimum kabupaten tabalong tahun 2020.

Dalam rapat ini, Komisi Satu DPRD Tabalong mempertanyakan proses penyusunan UMK, dan nilai UMK Tabalong untuk tahun 2021. Ketua Komisi Satu Supriani menjelaskan, melalui kesempatan ini pihaknya juga menyampaikan aspirasi para pekerja yang melakukan aksi orasi damai beberapa waktu lalu ke DPRD Tabalong terkait kenaikan UMK tahun 2021. Namun menurut Supriani kewenangan dan formulasi peghitungan UMK tetap diserahkan sepenuhnya pada Dinas Tenaga Kerja dan dewan pengupahan, sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

“Yang memproses itu kewenangan memang daari disnaker dan dewan pengupahan itu, mereka punya formula, punya dasar untuk menentukan itu jadi kami kada tau itu masalahnya, kami hanya meminta bagaimana ini bisa ini dipenuhi itu saja, jadi kmi kembalikan ke disnaker dan dewan pengupahan itu untuk mencari solusi kalau tuntutan itu bisa dipenuhi bagaimana.” Kata Supriani

Kepala Dinas Tenaga Kerja Tabalong Syaiful Ikhwan menjelaskan, jika ada usulan kenaikan UMK Tabalong 2020 sebesar 3 hingga 5 persen, namun kondisi ini bertentangan dengan melemahnya berbagai sektor usaha akibat pandemi covid-19. Syaiful pun menambahkan jika untuk sementara berdasarkan penghitungan dewan pengupahan, UMK Tabalong 2021 masih tetap sama seperti tahun 2020, sebesar 2 juta 972 ribu 632 rupiah. Hal ini pun sesuai dengan formulasi dan ketentuan undang-undang, serta surat edaran menteri tenaga kerja.

 “Usul untuk ada kenaikan 3%-5% kemudian pengusaha sebenarnya lebih menjelaskan kepada kondisi pengusaha saat pendemi covid-19 ini, jadi usulan itu kemaren pada pembahasan, kita kembali kepada karena serikat pekerja itu angka 3% saja yang di sampaikan dan kawan-kawan di serikat, dewan pengupahan meminta kita berhitung dengan formulasi-formulasi yang ada di ketentuan undang-undang atau ketentuan pemerintah. Akhirnya angkanya memang kita sepakati, karena di bawah khl berada dibawah upah minimum provinsi dan hitungan lain dibawan provinsi, memang ada hitungan yang di atas provinsi ya hitungan terkahir, sehingga akhirnya disepakati bahwa umk di tahun 2021 adalah 2,9 juta sekian.” Ucap Syaiful Ikhwan.

Syaiful menambahkan jika pembahasan terkait upah minimum kabupaten tabalong tahun 2021 belum final, sehingga kemungkinan perubahan masih ada. Untuk diketahun selama 3 tahun berturut- turut, umk tabalong terus mengalami kenaikan, terakhir 2020 berada di angka 2 juta 972 ribu 632 rupiah, berada di atas upah minimum provinsi kalsel yang hanya sebesar 2 juta 877 ribu 448 rupiah.

Next Post

Lindungi Konsumen Dari Potensi Kecurangan, Disperindag Lakukan Tera Ulang Timbangan Pengepul Karet

Jum Nov 20 , 2020
Share on Facebook Tweet it Share on Google Pin it Share it Email Tabalong – Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Kabupaten Tabalong melakukan tera ulang pada timbangan pengepul karet pada Jumat 13 November 2020. Tera ulang timbangan dilakukan saat digelarnya pasar karet warga di Kelurahan Agung Kecamatan Tanjung. Pada tera ulang […]
error: