Laporan Penentuan Daya Tampung Beban Pencemaran Air Sungai Tabalong Jadi Acuan DLH Susun Program

TVTABALONG – Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tabalong bekerjasama dengan Pusat Penelitian Lingkungan Hidup (PPLH) Universitas Lambung Mangkurat, melakukan ekspose laporan akhir penentuan daya tampung beban pencemaran air Sungai Tabalong, Selasa (24/9/2019), di Aula Penghulu Rasyid.

Dalam ekspose ini, Kepala Pusat Penelitian Lingkungan Hidup Unlam Prof.Dr.Ir Mijani Rahman menyimpulkan, terdapat kecenderungan peningkatan jumlah lokasi pengukuran yang melampaui baku mutu kadar baku mutu maksimum, yang dipersyaratkan. Selain itu bahan organik merupakan bahan pencemaran yang dominan ditemukan dilokasi penelitian.

kalau kita lihat kondisinya memang hampir sama dengan sungai-sungai yang ada di Kalimantan kecenderungan yang terlampau itu pada parameter BOD dan COD karena limbah bahan organik. Limbah bahan organik itu jenis nya berasal dari bahan organik dan ada yang non organik. Bisa jadi kegiatan yang dihasilkan bahan organik itu sebenarnya juga dari kegiatan industri” jelasn

Setelah mengetahui laporan akhir penentuan daya tampung beban pencemaran air Sungai Tabalong, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tabalong, Rowi Rawatianice mengatakan, dengan adanya kajian tersebut, maka kinerja DLH akan lebih terara

kami kan misinya memang melakukan kajian ini, adalah supaya untuk langkah kami kedepan menjadi lebih terarah”kata Rowi

“Dan kita lihat tadikan yang sudah nyata terbaca, itu adalah terlampauinya BOD dan COD, nah BOD dan COD ini tadi kan sebetulnya sudah organik dan non organik, nah organik dan non organik ini kan banyak masalah”

ketika di tempat kami sudah jelas- jelas dibunyikan masalah sampah misalnya, tetapi juga ada kontribusi lain di sektor lain misalnya kegiatan perikanan ada kegiatan yang lainnya seperti karet misalnya, nah nanti tidak hanya untuk kami DLH pemanfaatan data ini, tapi untuk semua SKPD yang bersinggungan dengan masalah ini silahkan, kita bisa mengambil bagian masing-masing” tambahnya

Setelah mengetahui hasil akhir ini, maka saran yang diberikan adalah sediakan tempat penampungan sampah yang memadai dengan jadwal pengangkutan yang teratur. Serta menanamkan kesadaran pentingnya mengelola sampah rumah tangga sehingga tidak membuang sampah ke sungai. (Sherly Nova Arianti)

Next Post

Lebih 100 Peserta Ikuti Menembak Tabalong Cup IV

Rab Sep 25 , 2019
Share on Facebook Tweet it Share on Google Pin it Share it Email TVTABALONG – Kejuaraan Menembak Tabalong Cup Ke IV tahun 2019, terdiri dari dua kategori lomba, yaitu senapan api dan senapan angin. Kejuaraan jenis senapan api dilaksanakan di Lapangan Kompi Brimob, sedangkan senapan angin dilaksanakan di Lapangan Kompi […]
error: