Lapas Tanjung Bebaskan 28 Warga Binaan Cegah Covid-19

Tabalong – Lapas Kelas IIB Tanjung telah mengeluarkan sebanyak 28 warga binaan, melalui program asimilasi dan hak integrasi, pada 2 april 2020. Puluhan WBP tersebut sudah memenuhi syarat, baik secara administratif maupun substanstif.

Pengeluaran dan pembebasan tersebut berdasarkan Peraturan Menteri Hukum Dan Ham Republik Indonesia, N0mor 10 Tahun 2020, tentang syarat pemberian asimilasi dan hak integrasi bagi narapidana dan anak dalam pencegahan, dan penanggulangan penyebaran covid-19. Serta keputusan menteri hukum dan ham republik indonesia tahun 2020, tentang pengeluaran dan pembebasan narapidana dan anak, melalui asimilasi dan integrasi, dalam pencegahan dan penanggulangan penyebaran covid-19.

Asimilasi dan hak integrasi ini, diberikan kepada narapidana yang tidak terkait PP nomor 99 tahun 2012, sudah melewati setengah masa pidana, dan dua per tiga masa pidananya di bawah 31 Desember 2020, serta tidak sedang menjalani subsidair, dan bukan warga negara asing.

“Semoga untuk selama asimilasi berada di rumahnya masing-masing, nah jadi kita hanya membawa kepada ke bapas, nanti bapas yang akan mengawasi dan dari pihak kejaksaan selama ada di luar.” Kata Yahya

Selagi menunggu hak integrasi berupa pembebasan bersyarat, puluhan napi yang diasimilasikan di rumah, akan mendapatkan pengawasan secara ketat oleh petugas balai pemasyarakatan. Pengawasan akan terus dilakukan, hingga waktu pembebasan bersyarat para narapidana tiba. (Alfi)

Next Post

Patut Dicontoh, Warga Komplek Pondok Karet Rutin Semprot Disinfektan

Sel Apr 7 , 2020
Share on Facebook Tweet it Share on Google Pin it Share it Email Tabalong – Belum lama ini, warga Perumahan Pondok Karet RT 06 desa Tanta Hulu Kecamatan Tanta, memperketat akses keluar masuk komplek perumahan. Selain itu warga juga rutin melakukan penyemprotan disinfektan ke seluruh wilayah komplek. Penyemprotan diawali di […]
error: