Kondisi Jalan Rusak & Sering Terdampak Banjir yang Diusulkan Dalam Musrenbang Upau…

UPAU – Jalan Desa Kaong RT. 4 menuju RT. 3, yang menjadi usulan paling prioritas dalam Musrenbang Kecamatan Upau, Senin (01/02).

Jalan ini mengalami kerusakan hingga 200 meter, dan semakin parah akibat banjir yang kerap kali datang.

Kepala Desa Kaong Rusdianto menuturkan, peningkatan jalan tersebut sudah berulang kali diusulkan, sejak musrenbang tahun 2019 lalu.

Ia juga menjelaskan, banjir yang kerap terjadi di jalan tersebut dikarenakan posisi badan jalan lebih rendah, disamping saluran air yang kurang maksimal.

Itu sebenarnya sudah diusulkan pada musrenbang tahun 2019 kemarin pak, tahun 2019…2020 pun itu sudah disampaikan tiap musrenbang pemdes. Memang sebagiannya kecilnya saluran, cuma yang membuat banjir itu lebih dalam karena posisinya memang rendah itu.” Terangnya.

Camat Upau Rofik Aziddin memaparkan, jalan tersebut mengalami banjir bisa mencapai 3 hingga 4 kali dalam setahun, dan sudah terjadi sejak lebih dari 5 tahun yang lalu.

Oleh karena itu, dalam musrenbang ini mereka mengusulkan peningkatan jalan dalam bentuk cor beton, sehingga kondisi maupun kualitas jalan tidak terpengaruh banjir.

 “Itu sebenarnya sudah lebih dari 5-10 tahun banjirnya, tapi memang banjirnya tidak seperti banjir daerah lain yang banjirnya itu bahasa banjarnya “badiam”, karena begitu air meluap dia akan tergenang, tapi 2-3 jam kemudian dia akan surut, tetapi itupun karena terjadi bisa 3-4 kali dalam setahun sangat mengganggu aktivitas warga. Jalan itu kita usulkan tetapi dalam bentuk cor beton, sehingga kalo ada banjir itu tidak berpengaruh terhadap kondisi maupun kualitas dari beton itu sendiri.” Ungkapnya.

Selain jalan tersebut, infrastruktur lain yang diusulkan oleh kepala Desa Kaong ialah peningkatan jembatan di RT. 4, serta jalan setelah jembatan tepatnya jalan di RT. 2 menuju perbatasan Kabupaten Balangan.

Kedua infrastruktur ini juga tidak kalah penting, pasalnya menjadi akses warga menuju area persawahan, dan kebun karet. (Alfi Syahrin).

Next Post

Musrenbang Kecamatan Upau Diwarnai Tarian Dayak Deah

Rab Feb 3 , 2021
UPAU – Musyawarah Rencana Pembangunan Kecamatan Upau, dibuka dengan tarian penyambutan tamu khas Dayak Deah, yang dibawakan sanggar seni Sendaring Mardeka, Desa Pangelak, kecamatan Upau. Senin (01/02). Tarian ini dibawakan 4 orang penari dengan diiringi 5 orang pemusik, yang umumnya merupakan pelajar. Selain menyuguhkan tarian khas Dayak Deah, para tamu […]