Komisi I DPRD Tabalong Dukung Langkah Dinsos Tingkatkan Bantuan Untuk Panti Asuhan

MABU’UN – Dinas Sosial Kabupaten Tabalong, meningkatkan anggaran untuk yayasan panti asuhan yang terdaftar di DINSOS, pada APBD tahun 2021. Hal ini disampaikan dalam rapat kerja antara DINSOS dengan Komisi I DPRD Tabalong, di gedung Graha Sakata. Senin, (25/01).

Peningkatan anggaran ditujukan untuk 10 yayasan yang terdaftar di Dinas Sosial Tabalong. Terdiri dari 5 panti asuhan, dan 5 non panti asuhan, dengan jumlah sekitar 575 anak. Peningkatan bantuan ditujukan meningkat kesejahteraan warga panti asuhan di Kabupaten Tabalong.

Peningkatan anggaran ini mendapat dukungan dari Komisi I DPRD Tabalong sebagai mitra kerja DINSOS Tabalong.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Tabalong, Ferry Elpeni menuturkan, pihaknya mengapresiasi langkah Dinas Sosial, dalam meningkatkan bantuan kepada warga panti asuhan yang ada di kabupaten Tabalong.

“Untuk bantuan panti asuhan tadi hanya 15 ribu per orang per hari jadi di tahun 2021, itu akan di naikkan menjadi 20 ribu per orang per hari, jadi kami sangat mendukung sekali upaya dari dinas sosial untuk meningkatkan lagi bantuan terhadap panti asuhan tersebut..” Ucapnya.

Ketua yayasan panti Kasih Ibu, Saidah merasa bersyukur, selain mendapat bantuan dari Dinas Sosial, pihaknya juga telah banyak menerima bantuan dari orang dermawan lainnya, sehingga bisa untuk mencukupi kebutuhan anak, baik untuk uang saku maupun untuk membeli perlengkapan sekolah.

Alhamdulillah karna banyaknya bantuan urang tu nah, kawa haja aku me anu anu akan, duit anak untuk beli pakaian beli sepatu macam macam tu.” Jelasnya.

Saidah berharap, dengan banyaknya bantuan yang mengalir ke panti asuhan Kasih Ibu, anak-anak panti nantinya juga akan memiliki kerendahan hati dan sikap yang dermawan yang tinggi untuk menolong sesama. (Gazali Rahman).

Next Post

NONA SENDY : Seorang Wanita yang Menyulap Barang Bekas Menjadi Bernilai Ekonomi dengan Decoupage

Rab Feb 3 , 2021
TABALONG – Tas, Teko, Pot Bunga, dan Botol Bekas bisa disulap menjadi cantik, berbagai motif dengan warna menarik menghiasi setiap permukaan benda-benda melalui kerajinan yang disebut decoupage. Seni memotong dan menempel tisu bermotif atau decoupage, bahkan menjadi sumber usaha bagi salah seorang warga kelurahan Pembataan Kecamatan Murung Pudak. Yakni Nona […]
error: