Kepala BKKBN RI Beri Motivasi Penyuluh KB Tabalong

TABALONG – Kepala BKKBN Republik Indonesia, memberikan pembinaan dan pengarahan kepada jajaran pengelola program bangga kencana, dan Penyuluh KB se Kabupaten Tabalong, pada 18 Juni 2021, di Wisma Tamu Bersinar, Pembataan. Kegiatan ini difasilitasi oleh DP3AP2KB Kabupaten Tabalong.

Kepala BKKBN RI, Hasto Wardoyo menyampaikan, untuk mendukung program bangga kencana tahun 2021, pihaknya telah memberikan anggaran sebesar 5,8 milyar rupiah, yang dapat digunakan baik untuk pemasangan alat kontrasepsi, maupun bersifat fisik. Ia pun meminta, agar anggaran tersebut diserap secara maksimal sebelum akhir tahun.

 “Tapi tidak hanya untuk pasang susuk, pasang runcing, sama MOP, tapi juga untuk belanja-belanja yang sifatnya fisik, kita berikan 5,8 milyar tahun 2021 gitu lo. Nah saya kesini itu supaya uangnya diserap gitu lo, karena waktunya tinggal 5 bulan.” Kata Hasto Wardoyo, Kepala bkkbn Republik Indonesia.

Koordinator penyuluh KB Kecamatan Tanta, Sri Kasih mengapresiasi, Kepala BKKBN RI yang datang langsung menemui para penyuluh di Tabalong. Ia juga menuturkan, untuk menyerap anggaran tersebut, salah satu agenda kedepan pihaknya ialah melakukan pemasangan Implant KB, dan IUD, yang akan mulai dilakukan 24 Juni.

Sri Kasih, koordinator penyuluh KB Kec. Tanta “Nanti kami rencana akan melakukan pemasangan implant IUD itu pada tanggal 24 juni ini, serentak dengan se-indonesia gitu ya, dalam rangka melakukan pelayanan KB sejuta akseptor pada momen harganas tahun 2021 ke-28.”

Dalam sesi diskusi, Sri Kasih turut menyampaikan aspirasi, agar para Penyuluh KB yang berada dibawah naungan BKKBN RI dapat ditambah, mengingat saat ini hanya 20 orang penyuluh KB se-Kabupaten tabalong, sehingga kinerjanya pun dirasa kurang maksimal. Terkait hal tersebut, hasto wardoyo pun berjanji untuk menambah penyuluh KB, melalui jalur P3K ataupun honorer. (Alfi Syahrin).

Next Post

BKKBN RI : Vasektomi Aman, Jangan Takut!

Kam Jun 24 , 2021
TABALONG – Berdasarkan laporan DP3AP2KB Tabalong, hingga tahun 2021 sebanyak 38.473 orang telah menerima alat kontrasepsi di Kabupaten Tabalong. Terbanyak dilakukan dengan suntik KB, sebanyak 18.219 orang, diikuti Pil KB 14.501 orang, Implant 3712, IUD 870, MOW 520 orang, Kondom 415 orang, dan MOP 236 orang. Data tersebut disampaikan pada […]