Keluhkan Penyetrum Ikan, Warga Hapalah Minta Dibangun Menara Pengawas

TABALONG – Warga Desa Hapalah Kecamatan Banua Lawas, mengharapkan pembangunan menara pengawas dalam menangani ilegal fishing di Desa mereka. Harapan ini didasari karena warga banyak menemukan oknum tak bertanggungjawab yang menggunakan alat setrum saat menangkap ikan di wilayah mereka.

Setidaknya ada dua menara pengawas yang diharapkan warga untuk memantau pergerakan para penangkap ikan, satu di sungai induk untuk mengawasi sungai sepanjang kurang lebih 2,5 kilo meter. Dan satu di persimpangan sungai tembus hulu sungai utara atau amuntai untuk mengawasi sungai sepanjang 2,1 kilo meter. 

Warga Desa Hapalah, Aspi berharap dalam beberapa tahun kedepan, penangkapan ikan dengan menggunakan alat tangkap ramah lingkungan mendapat dukungan dengan pembangunan menara pengawas. Sehingga pihaknya bisa mengawasi penyetrum nakal yang merusak ekosistem ikan di tempatnya.

 “manyatrum sampai kesini pa ay, bahkan kada ngalang-ngalang buhannya manyatrum pakai genset pa ai, jadi kalau bisa kalau ada menara tuh kan lebih gampang warga disini memantau supaya kdd terjadi illegal fishing kytu nah.” Kata Warga Desa Hapalah,  Aspi.

Pembangunan menara pengawas ini awalnya telah diusulkan sebagai program pembangunan desa dalam hal peningkatan perekonomian di sektor penankappan ikan. Namun sayang, akibat dari pandemi covid-19 pembangunan menara masih belum dapat terlaksana. (Gazali Rahman).

Next Post

Kemenpan-RB Evaluasi SAKIP Pemkab Tabalang Secara Virtual

Kam Sep 9 , 2021
TABALONG – Bupati Tabalong Anang Syakhfiani, didampingi seluruh jajarannya di Pemkab Tabalong dan semua kepala SKPD, mengikuti evaluasi sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintah lingkup Pemkab Tabalong. Evaluasi ini digelar virtual pada 3 September 2021 oleh Kemenpan RB. Dalam kesempatan ini sejumlah kepala SKPD memaparkan kinerja di lingkungan instansi masing-masing. Paparan […]