Kampung Tangguh Ini Lakukan Lockdown Dalam Skala Kecil

Tabalong – Sebagai salah satu wilayah yang ditunjuk sebagai kampung tangguh banua, komplek swadharma lestari RT sebelas kelurahan mabuun melakukan lockdwon, atau karantina wilayah dalam skala kecil. Lockdown dilakukan dengan cara menutup seluruh akses masuk komplek, kecuali jalur utama. Di pintuk masuk jalur utama didirikan pos screening virus corona, sebagai deteksi awal bagi warga maupun tamu yang ingin berkunjung ke dalam komplek.

Wakil Ketua Panitia Kampung Tangguh Banua Komplek Swadharma Lestari, Ageng Prasongko menjelaskan, terdapat dua jalur masuk ke dalam komplek, yaitu jalur utama melalui jalan raya Mabuun, dan jalur melalui Perumahan Bumi Tabalong Damai, atau BTD. Untuk jalur melalui BTD sudah ditutup, sehingga akses masuk hanya melalui jalur utama.

“Di komplek Swadharma ini ada 1 jalur utama dan 1 jalur lagi yang bersebelah dengan komplek BTD ya. Untuk jalur BTD sudah kita tutup, kita portal. Jadi akses keluar masuk cuma 1 jalur di jalan raya, karena disana pos penjagaan untuk pemeriksaan warga maupun tamu yang mau masuk dalam komplek.” Kata Ageng Prasongko

Terhitung sejak senin 13 Juli 2020, Panitia Kampung Tangguh Banua Komplek Swadharma lestari, mewajibkan warga maupun tamu untuk menggunakan masker. Apabila tidak menggunakan masker, maka akan dikenakan denda sebesar lima ribu rupiah. (Alfi)

Next Post

Bantu Pasien Isolasi Mandiri, Warga Komplek Ini Sediakan Kebutuhan Makannya

Kam Jul 16 , 2020
Share on Facebook Tweet it Share on Google Pin it Share it Email Tabalong – Selain melakukan lockdown dalam skala kecil dan mendirikan pos screening virus corona di pintu masuk, warga Komplek Swadharma Lestari RT sebelas kelurahan Mabuun, juga mendirikan dapur umum. Dapur umum digunakan untuk memenuhi kebutuhan makanan warga […]
error: