Jika Tidak Ada Kasus Covid-19, Sholat Ied Akan Digelar Di Tabalong

Tabalong – Pemerintah Kabupaten Tabalong memperbolehkan masyarakat untuk menyelenggarakan Shalat Ied berjamaah menyambut idulfitri 1441 Hijriyah. Penyelenggaraan Shalat Ied berjamaah ditengah pandemi covid-19 ini, diperbolehkan dengan syarat, hinga jumat 22 Mei 2020 mendatang, Tabalong tetap pada angka nol positif covid-19.

Keputusan ini merupakan salah satu hasil dari rapat koordinasi yang diselenggarakan Tim Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Covid-19 Tabalong pada 18 Mei 2020. Dalam shalat ied berjamaah, tim juga memutuskan agar pelaksanaannya dilakukan di lapangan terbuka, sesuai dengan protokol kesehatan.

Ketua tim gugus tugas p2 covid-19 tabalong, anang syakhfiani menjelaskan, pihaknya telah memutuskan peraturan terkait tempat pelaksanaan shalat ied. Namun teknis pelaksanaannya akan diputuskan oleh Majelis Ulama Indonesia dan Kemenag Tabalong.

“Pada saat idulfitri nanti akan dilaksanakan shalat ied, nah bagaimana pengaturannya nanti akan ada surat edaran dari MUI dan Kemenag Tabalong, nah dari pemkab tabalong sendiri hanya menyampaikan tentang pengaturan tempat ,tadi sudah disepakati, diupayakan di lapangan terbuka.” Kata Anang

Meski diperbolehkan utnuk melaksanakan shalat ied, namun Anang meminta masyarakat untuk tetap mematuhi anjuran rpotokol kesehatan dalam mencegah covid-19. Selain shalat ied, untuk pelaksanaan shalat berjamaah dan shalat jumat lainnya tetap dianjurkan untuk mengikuti aturan yang telah ditetapkan MUI dan Kemenag Tabalong. (Rangga)

Next Post

Tak Ada Kasus Positif, Bupati Anang Minta Masyarakat Waspada Dan Tidak Bereuphoria

Jum Mei 22 , 2020
Share on Facebook Tweet it Share on Google Pin it Share it Email Tabalong – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tabalong akan memperketat kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan dalam mencegah penyebaran covid-19.  Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masayarakat tabalong, yang saat ini mulai lalai terhadap anjuran pemerintah dalam […]
error: